Categories: Ekonomi & Bisnis

Mencermati Kiprah KKMP Maddukelleng: Modal Awal Rp20 Juta, Telah Salurkan Pinjaman Rp44 Juta ke Anggota Koperasi

Sengkang, KABARWAJO.ID – Koperasi Merah Putih saat ini tengah menjadi sorotan publik. Salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu dihadapkan pada sejumlah permasalahan yang mencuat ke publik.

Kendati demikian, sejumlah Koperasi Merah Putih di beberapa daerah telah berkegiatan dan memberikan manfaat terhadap anggotanya.

Salah satunya, Koperasi Kelurahan Merah Putih Maddukelleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Koperasi ini telah berkegiatan sejak Oktober 2025 dengan menyewa sebuah kios dan melayani layanan simpan pinjam bagi anggota serta penjualan sembako.

Adapun modal awal sekitar Rp20 juta yang berasal dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota serta modal penyertaan dari Unit Pengelola Keuangan kelurahan.

“Awal dibentuk, anggota sekitar 18 orang. Hingga saat ini sudah tercatat sebanyak 97 anggota koperasi KKMP Maddukelleng,” ungkap Bendahara KKMP Maddukelleng, Muhammad Sabir, kepada KABARWAJO.ID, Jumat (24/7).

Dia menambahkan, sejak peluncuran serentak pada Juli 2025 hingga 24 Juli 2026, KKMP Maddukelleng telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp44 juta ke anggota koperasi dengan mencatatkan omzet sekitar Rp2 juta per bulan.

“Respons masyarakat positif untuk menjadi anggota dan mendapatkan pinjaman. Saat ini kami melayani pinjaman untuk usaha perorangan, seperti penjual nasi kuning, toko-toko kelontong, hingga bisnis jualan online,” imbuh Sabir.

Ketua KKMP Maddukelleng Andi Fajar Asmari mengatakan, keberhasilan Koperasi Merah Putih tergantung dari sumber daya manusia pengurus atau pengelola koperasi itu sendiri. Dia mengungkapkan, pengurus KKMP Maddukelleng maupun Badan Pengawas terdiri dari praktisi koperasi.

“Kalau sudah ada aktivitas nyata, masyarakat akan percaya. Tentu ini tergantung juga dari kemampuan dan kompetensi pengelola atau pengurus koperasi dalam membuat perencanaan strategis. Koperasi sebagai lembaga sosial-ekonomi harus mampu memberi nilai ekonomi bagi masyarakat dan anggotanya sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujarnya. []

Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

9 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

5 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago