Ketua Umum Lembaga Komunikasi Percepatan Ekspor Nasional (LKPEN), Andi Killang, dalam lawatan ke Chile. Foto: Dok. Istimewa
Oleh : Andi Killang
– Ketua Umum Lembaga Komunikasi Percepatan Ekspor Nasional ( LKPEN)
Kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar) tengah menjadi sorotan baru dalam strategi diversifikasi pasar ekspor Indonesia.
Dengan populasi lebih dari 650 juta jiwa dan meningkatnya permintaan akan produk konsumsi, kawasan ini menyuguhkan peluang yang luas, khususnya pasca berlakunya perjanjian Indonesia–Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) dan kemajuan negosiasi Indonesia–Peru CEPA (IP-CEPA).
Kehadiran IC-CEPA sejak 2019 memberikan akses preferensial terhadap lebih dari 89% produk ekspor Indonesia ke Chile tanpa bea masuk.
Sektor-sektor unggulan seperti makanan olahan, furnitur, elektronik ringan, hingga perikanan mendapat manfaat langsung dari perjanjian ini.
Sementara itu, IP-CEPA yang tengah dalam tahap penyelesaian, diharapkan akan membuka peluang serupa di pasar Peru—sebuah negara yang secara strategis terhubung dengan blok dagang Pacific Alliance dan memiliki kedekatan dengan negara-negara Andes lainnya.
Indonesia juga melihat peluang besar dalam peningkatan ekspor produk halal dan muslim-friendly, mengingat tren global terhadap gaya hidup sehat dan spiritualitas yang semakin inklusif.
Permintaan akan kosmetik halal, fesyen muslim, makanan organik, serta herbal tradisional semakin tumbuh di negara-negara seperti Peru, Kolombia, bahkan beberapa negara Karibia.
Namun demikian, tantangan yang harus dihadapi tidaklah ringan. Tingginya biaya logistik akibat ketiadaan jalur pelayaran langsung, perbedaan bahasa dan budaya bisnis, serta kompleksitas regulasi teknis di negara-negara Amlatkar menjadi hambatan struktural yang harus diatasi secara sistemik.
Untuk itu, diperlukan langkah-langkah strategis dan kebijakan lintas sektor yang terintegrasi, di antaranya :
Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Luar Negeri RI, serta seluruh pelaku usaha dan mitra strategis diharapkan dapat bersinergi dalam mendorong ekspansi pasar Indonesia ke Amlatkar secara berkelanjutan.
Perluasan akses pasar ini bukan hanya tentang volume perdagangan, tetapi juga mencerminkan posisi Indonesia sebagai negara berkembang dengan kapasitas diplomasi ekonomi yang kian matang dan visioner.
Dalam lanskap global yang terus berubah, kehadiran Indonesia di pasar Amerika Latin dan Karibia merupakan refleksi dari komitmen strategis untuk memperluas jejaring ekonomi, meningkatkan ketahanan ekspor, dan memperkuat diplomasi dagang di kawasan non-tradisional.
Momentum pasca-IC-CEPA serta tahap lanjut negosiasi IP-CEPA harus dimanfaatkan secara optimal melalui pendekatan yang sinergis antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional.
Langkah konkret untuk memperkuat kerja sama South-South, membangun ekosistem perdagangan yang adaptif, serta memperluas representasi Indonesia dalam rantai nilai global akan menjadi kunci kesuksesan.
Dengan visi yang terarah dan implementasi kebijakan yang presisi, Indonesia tidak hanya akan menjadi pemain penting di Asia, tetapi juga mitra strategis yang diperhitungkan di belahan dunia Amerika Latin dan Karibia.
Kini saatnya Indonesia melangkah lebih jauh—bukan hanya sebagai eksportir, tetapi sebagai bangsa yang mampu membangun kepercayaan, kemitraan, dan keberlanjutan dalam peta perdagangan global.
Masa depan perdagangan Indonesia ada di tangan kita, dan kawasan Amlatkar adalah salah satu panggung penting untuk mewujudkannya. (*)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…