WA Channel

Makassar, KABARWAJO.ID – Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar uji kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka mengisi sejumlah jabatan yang lowong serta memetakan kompetensi ASN.

Uji pemetaan kompetensi dengan metode Computer Assisted Competency Test (CACT) itu diikuti 470 ASN pejabat Administrator lingkup Pemkab Wajo yang dilaksanakan di Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar selama dua hari, Rabu – Kamis, (30-31/7/2025).

Bupati Wajo, Andi Rosman, berpesan kepada para ASN yang mengikuti uji kompetensi tersebut untuk berusaha maksimal mendapatkan nilai dan hasil yang terbaik.

Ia menekankan, pelaksanaan uji kompetensi dengan metode CACT itu untuk memetakan kompetensi para ASN serta merupakan upaya memperkuat sistem merit dan mewujudkan manajemen talenta ASN yang profesional, transparan, dan berbasis kinerja.

“Inovasi, akselerasi kerja bagi ASN tak hanya sebagai bentuk tanggung jawab pribadi, melainkan bagi banyak masyarakat,” ujar Andi Rosman.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani menambahkan, pentingnya ASN untuk diuji dan diukur potensi dan kompetensinya sebagaimana amanat Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN dan Permenpan RB tahun 2020.

“Ini sebagai wujud komitmen Pemkab Wajo dalam melakukan pembinaan ASN menuju sistem birokrasi profesional, transparan, dan berbasis kinerja,” sebut Sekda Wajo.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri, mengatakan ratusan ASN yang mengikuti uji kompetensi itu terdiri dari 152 pejabat Administrator, 143 pejabat Pengawas, 121 pejabat Fungsional, dan 54 pejabat Pelaksana.

“Mereka akan ditempatkan di berbagai OPD sesuai jabatan masing-masing, apabila lulus atau nilainya optimal. Kalau belum lulus, maka akan mengikuti tes ulang,” jelas Syamsul Bahri.

Mengutip data BKPSDM Kabupaten Wajo mencatat ada 7 pejabat yang merangkap sebagai Pelaksana Tugas, dan 27 nonjob sejak masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Wajo periode 2019-2024, Amran Mahmud-Amran.

Adapun ketujuh pejabat yang harus membagi waktu, tenaga, dan pikirannya pada dua instansi yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup Alamsyah yang merangkap tugas sebagai Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Kepala Bappelitbangda Andi Pallawarukka yang merangkap tugas sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Kasatpol PP Andi Bau Manussa sekaligus Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.

Selanjutnya Asisten III Setda Muhammad Ilyas yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas di Inspektorat, Asisten I Sekretariat Daerah Andi Musdalifah yang merangkap di Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan, Staf Ahli Andi Cakunu yang juga selaku Plt Dinas Perkim, dan Kepala BPBD Syamsul Bahri yang merangkap sebagai Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM.

Selain itu, sejumlah jabatan struktural dan fungsional di Pemkab Wajo masih kosong.

“Ada 713 formasi jabatan fungsional yang belum terisi, dari total 3.383 pejabat,” kata Syamsul Bahri. []