Sengkang, KABARWAJO.ID – Mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wajo bergulir untuk pertama kali di masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman-Baso Rahmanudin.
Mutasi pejabat eselon II ini dilakukan di lapangan upacara Kantor Bupati Wajo, Rabu (1/10/2025) sore bertepatan dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila. Dalam mutasi kali ini, Bupati dan Wakil Bupati Wajo melakukan pergeseran sejumlah posisi.
Di antaranya jabatan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang kini diemban Ahmad Jahran. Asisten Administrasi Umum ditempati Ambo Mai, dan Soni Paisal digeser sebagai Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Andi Ismirar Sentosa menempati jabatan baru sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Wajo, Dahlan selaku Inspektur di Inspektorat, dan Alamsyah yang kini definitif sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo.
Selanjutnya, Sainal Hayat menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Andi Pameneri sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Informatika dan Komunikasi dijabat Andi Musdalifah, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Dwi Apryanto.
Andi Cakunu dimutasi selaku Kepala Dinas Perikanan, Muhammad Ilyas menjabat Kepala Bappelitbangda, Andi Pallawarukka selaku Kepala BPKAD, Andi Hasanuddin menempati jabatan baru sebagai Kepala Badan Kesbangpol, dan Syamsul Bahri sebagai Kepala BPKSDM Kabupaten Wajo.
Dalam sambutannya, Bupati Wajo Andi Rosman mengatakan, mutasi tersebut sebagai hal yang biasa dan dinamika dalam organisasi pemerintahan. Ia tak ingin mutasi perdana di jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo itu dikaitkan dengan hal-hal berbau politis.
“Mutasi ini hal biasa, berhubungan dengan kinerja dan pengembangan karier. Pelantikan dilakukan di lapangan dengan suasana santai dan penuh kebersamaan, dan saya mengharapkan pejabat yang baru dilantik memberikan nilai terbaru dan menyesuaikan visi-misi serta program Pemerintah Kabupaten Wajo,” kata Andi Rosman.
Dia menekankan, mutasi tersebut dilakukan melalui mekanisme job fit dan menginstruksikan para Kepala OPD menunjukkan kinerja dan tanggung jawab. Andi Rosman juga memberikan isyarat akan kembali melakukan mutasi dan rotasi dalam beberapa bulan ke depan.
“Masih ada 11 jabatan yang kosong dan akan dilakukan lelang jabatan. Saya sudah meminta BKPSDM untuk menyusun pansel dan segera melakukan lelang (jabatan),” ucap Andi Rosman. []



