WA Channel

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan dukungan PT Jasa Raharja menyiapkan program mudik gratis bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan” bagi masyarakat yang ingin pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Program ini menyediakan layanan transportasi gratis ke sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, yakni rute mudik Makassar–Parepare, Makassar–Sidrap, Makassar–Wajo, Makassar–Palopo, Makassar–Masamba–Malili, Makassar–Bantaeng, Makassar–Bulukumba, Makassar–Selayar, Makassar–Sinjai, serta Makassar–Watampone.

Selain fasilitas bus mudik, peserta juga akan mendapatkan paket sembako gratis sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulawesi Selatan Muhammad Salim Basmin, mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan layanan transportasi yang aman dan membantu masyarakat menjelang momentum mudik.

Pendaftaran program tersebut akan dibuka pada Selasa, 10 Maret 2026, mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WITA di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 15 (depan KIMA), Makassar.

“Program Mudik Aman Berbagi Harapan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman menjelang hari raya,” kata Salim Basmin.

Ia menambahkan, kuota peserta dalam program ini terbatas sehingga pendaftaran akan ditutup apabila jumlah peserta telah terpenuhi.

Dalam program yang dihadirkan Gubernur dan Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi ini, pemerintah juga menyediakan kendaraan mobil boks bagi peserta yang ingin mengangkut kendaraan roda dua ke kampung halaman.

Keberangkatan peserta dijadwalkan pada 16 Maret 2026 pukul 10.00 WITA dengan titik kumpul dan keberangkatan di Jembatan Toraja CPI, Makassar. Peserta diimbau hadir lebih awal di lokasi keberangkatan, yakni pukul 08.00 WITA, untuk proses pengecekan dan persiapan sebelum perjalanan dimulai.

Kuota Terbatas, Potensi Sampai 750 Peserta

Untuk mengikuti program ini, peserta diwajibkan membawa sejumlah dokumen persyaratan berupa fotokopi KTP atau SIM, fotokopi Kartu Keluarga, serta fotokopi dokumen kendaraan roda dua bagi peserta yang ingin mengirimkan motor.

“Kami mengimbau masyarakat yang berminat segera melakukan pendaftaran karena kuota terbatas. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman,” katanya.

Dalam program ini, Pemprov Sulsel menyiapkan sekitar 13 unit bus besar berkapasitas 35–40 kursi dengan target sekitar 500 penumpang. Selain itu, terdapat dukungan armada dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Jasa Raharja yang menyediakan hingga 10 unit bus berkapasitas 23 kursi.

Dukungan tersebut diproyeksikan menambah kapasitas sekitar 230 penumpang, terutama untuk rute Makassar–Palopo. Dengan demikian, total potensi peserta mudik gratis melalui jalur darat diperkirakan mencapai sekitar 700 hingga 750 orang.

Program mudik gratis ini juga bertujuan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang berisiko tinggi serta meningkatkan keselamatan masyarakat selama arus mudik.

Program Mudik Aman Berbagi Harapan menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung mobilitas masyarakat menjelang hari raya sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan bermanfaat bagi warga. []