Sajoanging, KABARWAJO.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman), melanjutkan kampanye dialogis di Desa Towalida, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo, Senin (21/10).
Tampak ratusan warga antusias menyambut kedatangan Calon Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin yang didampingi tiga Anggota DPRD Wajo periode 2024-2029, masing-masing Andi Muliadi dari fraksi PKB, Asri Jaya Latif dari fraksi Partai Demokrat, dan Andi Rustan dari fraksi Golkar.
Dalam sambutannya, Asri Jaya Latif menyebut Desa Towalida siap all out untuk bersatu memenangkan pasangan AR-Rahman. Asri Jaya bersama dua legislator lainnya optimistis pasangan AR-Rahman akan menang di Pilkada Wajo 2024.
Hal itu melihat tingginya antusiasme warga dalam setiap kampanye dialogis dan dukungan sejumlah tokoh masyarakat berpengaruh di Kabupaten Wajo.
“Di Desa Towalida, kurang lebih 600 daftar pemilih yang akan berjuang dan menang bersama kita. Tokoh masyarakat sudah ada dan mereka bersatu padu,” kata Asri Jaya.
“Insyaallah kita menang, tetap berdoa dan bersatu di jalur kemenangan,” sambung dia.
Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Andi Tanir, mengungkapkan pasangan Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin merupakan figure yang bisa membawa Kabupaten Wajo lebih baik.
“Insyaallah harapan masyarakat ada di pasangan AR-Rahman,” ujarnya.
Target Pengembangan UMKM
Sementara Cawabup Wajo dr Baso Rahmanuddin mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sesuai potensi yang dimiliki dalam satu desa, khususnya di kalangan ibu-ibu.
“Tadi disampaikan ibu-ibu di Desa Towalida ini punya keahlian bikin kue. Insyaallah, pemerintahan AR-Rahman punya komitmen mengembangkan potensi tersebut,” kata DBR.
Dia menyebutkan, akan disiapkan pelatihan khusus bagi setiap warga yang punya keahlian dan menjurus peningkatan UMKM di Kabupaten Wajo.
“Tentu, ini menjadi catatan kami ke depan. Sesuai dengan visi-misi kami yakni Manusia Maradeka, pembangunan SDM berdaya saing, dan pelatihan keahlian produktivitas masyarakat,” pungkas DBR. []




Tinggalkan Balasan