WA Channel

Gilireng, KABARWAJO.id – Kepala Kepolisian Resor Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho meminta masyarakat dan keluarga korban pembunuhan di Dusun Laputen, Desa Mamminasae, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, untuk menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Hal ini disampaikan Kapolres saat menyambangi rumah duka keluarga korban almarhum Tappa di Desa Mamminasae, Jumat (30/8/2024) siang.

“Turut berduka cita atas meninggalnya korban, dan saya mewakili segenap jajaran Polres Wajo menyatakan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya bapak Tappa,” ungkap Rosid Ridho.

“Kami senantiasa mendoakan agar korban mendapat tempat yang layak dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” sambung dia.

Untuk penanganan kasus tersebut, Kapolres Wajo menegaskan jajarannya serius dan mengatensi proses hukum atas tindak pidana, dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami berkomitmen akan memproses hukum tersangka sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku,” ujar Rosid.

Pada kesempatan itu, Kapolres Wajo juga memberikan tali asih kepada istri korban sebagai wujud kepedulian Polres Wajo terhadap insiden yang menimpa korban.

Diketahui, korban Tappa meninggal dalam kasus pembunuhan di Desa Mamminasae, Kecamatan Gilireng, yang terjadi pada Jumat (30/8) pagi.

Pelaku diduga bernama Odding (38 tahun) yang tak lain merupakan tetangga korban. Pelaku kini sudah menyerahkan diri ke polisi usai bersembunyi untuk menghindari amukan dari pihak keluarga korban. []