WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.ID – Pemerintah Kabupaten Wajo menargetkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sejumlah aset daerah.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Wajo Baso Rahmanuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/3/2025).

“Jadi, memang ada beberapa aset daerah yang pengelolaannya kurang maksimal,” kata Baso Rahmanuddin kepada KABARWAJO.ID.

Salah satunya, Pelabuhan Bangsalae di Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua. Pelabuhan yang menghubungkan Wajo dengan Pelabuhan Tobaku, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara itu kini sepenuhnya milik Pemkab Wajo setelah dilakukan hibah barang milik negara pada tahun 2022.

“Apa bedanya penumpang yang naik di Pelabuhan Bangsalae dan yang tiba di Pelabuhan Tobaku, Kolaka Utara. Kalau mereka bisa memaksimalkan PAD dari sektor pelabuhan, kenapa kita di Wajo tidak bisa melakukan itu,” ujar Baso Rahmanuddin.

Bangunan lain yang akan dimaksimalkan untuk berkontribusi dalam meningkatkan PAD yakni Islamic Centre di Ulugalung, Kecamatan Pammana.

Kompleks bangunan yang dibangun pada masa Bupati Dachlan Maulana itu dalam proses hibah dari yayasan pengelola ke Pemkab Wajo.

“Sebelumnya yayasan yang kelola karena dibangun melalui dana umat. Nantinya akan dialihkan ke Pemda dan menjadi aset daerah,” kata Wabup Wajo.

Sedianya, Islamic Centre tersebut akan difungsikan kembali seperti sebelumnya sebagai pusat kegiatan Islami dan juga kegiatan-kegiatan masyarakat.

“Ditargetkan tahun ini sudah bisa ditempati untuk pelaksanaan pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Kabupaten Wajo. Selain itu, juga bisa menjadi tempat kegiatan masyarakat, seperti disewakan untuk hajatan pernikahan dan kegiatan-kegiatan Islami lainnya,” imbuh Baso Rahmanuddin.

Menurutnya, gedung Islamic Centre sangat memadai untuk menjadi pusat kegiatan dan berkontribusi dalam meningkatkan PAD.

“Diperlukan beberapa perbaikan, baik di bagian aula maupun toilet yang saat ini airnya tidak mengalir,” ujar DBR.

Hal sama, diungkapkan Bupati Wajo Andi Rosman saat meninjau langsung kondisi Islamic Centre pada Kamis (6/3).

“Islamic Centre ini memiliki potensi besar sebagai pusat pembinaan umat dan pendidikan Islam. Pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi terbaik agar tempat ini kembali aktif dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Wajo,” kata Andi Rosman.

Aset Pemkab Wajo lainnya yang berpotensi dioptimalkan untuk berkontribusi dalam peningkatan PAD yakni Gedung Pesanggrahan.

Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar pada sebuah kesempatan menilai gedung tersebut sangat potensial untuk dijadikan penginapan bagi para tamu-tamu Pemkab Wajo karena didukung dengan view dari ketinggian.

(adi.pw)