WA Channel

Makassar, KABARWAJO.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun untuk memperbaiki saluran irigasi di daerah ini yang mengalami kerusakan.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, anggaran melalui Bina Marga dan Sumber Daya Air itu dengan skema multiyears selama tiga tahun. Percepatan perbaikan infrastruktur irigasi itu khususnya yang berada dalam kewenangan pemerintah pusat.

“Khusus untuk irigasi yang menjadi kewenangan provinsi dan mengalami kerusakan berat, kami telah mengusulkan perbaikan untuk 22.274 hektare. Selain itu, kami juga mengusulkan program optimalisasi lahan irigasi dengan kebutuhan anggaran lebih dari Rp 100 miliar untuk 10 lokasi irigasi di berbagai kabupaten,” ungkap Andi Sudirman dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/7).

Dia menuturkan, pihaknya telah bertemu dengan Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Dwi Purwantoro, dan melaporkan kondisi jaringan irigasi di Sulsel saat ini cukup memprihatinkan.

Gubernur Sulsel menyebut, hanya sekitar 27 persen infrastruktur irigasi dalam kondisi baik. Sebanyak 41 persen mengalami kerusakan sedang hingga berat dan sisanya mengalami kerusakan ringan.

Andi Sudirman juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan irigasi yang sudah memiliki kesiapan lahan dan dokumen pendukung seperti CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) dan DED (Detail Engineering Design).

“Dengan anggaran sekitar Rp 500 miliar, kita bisa menyelesaikan pembangunan Daerah Irigasi (DI) seluas 40.000 hektare. Kami juga telah menyiapkan DED untuk pembangunan 100 embung dengan teknologi pompa tenaga surya,” pungkasnya. []