Categories: Pemkab Wajo

Penanganan Stunting, Wabup Wajo Nyatakan Siap Bersinergi dengan Semua Pihak Terkait

Makassar, KABARWAJO.ID – Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin, menyatakan Pemerintah Kabupaten Wajo siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya penanganan stunting (kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang).

Ini disampaikan Wabup Wajo saat menghadiri rapat evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (10/12).

“Suatu kebanggaan Sulawesi Selatan merupakan salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang berhasil dalam percepatan penurunan stunting,” kata Baso Rahmanuddin (DBR).

“Harapan kami semoga keberhasilan ini bisa dipertahankan, kami dari (pemerintah) kabupaten dan kota akan selalu siap bersinergi dan berkolaborasi dengan semua stakeholder dan pemangku kepentingan dalam mempertahankan pencapaian penurunan stunting di Sulawesi Selatan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulsel Ishaq Iskandar mengatakan, forum evaluasi merupakan instrumen penting untuk menilai capaian program, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan strategi percepatan penurunan stunting di Sulawesi Selatan.

Ishaq juga menyinggung keberhasilan Sulawesi Selatan meraih penghargaan sebagai salah satu dari tiga provinsi terbaik dalam percepatan penurunan stunting di tingkat nasional.

“Ini merupakan pencapaian luar biasa yang mencerminkan kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga tenaga kesehatan, kader, dan pendamping keluarga di lini terdepan. Prestasi tersebut juga tidak terlepas dari perjalanan kita selama beberapa tahun terakhir,” kata dia.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting Sulawesi Selatan berada pada angka 23,3 persen. Data ini menjadi acuan bagi seluruh kabupaten/kota untuk memperkuat intervensi selama tahun 2025. (*/kawa)

Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

4 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

4 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

4 hari ago