WA Channel

Jakarta, KABARWAJO.ID – PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry bersama Pemerintah Kabupaten Wajo menyepakati penundaan pengalihan sementara lintasan Bajoe-Kolaka ke Siwa-Kolaka yang awalnya mulai 1 April 2026 diundur pada 10 April 2026.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe Anom Sedayu Panatagama menuturkan, penundaan tersebut untuk memastikan layanan tetap berjalan lancar, sistem tiket siap digunakan secara optimal, serta aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu.

Dengan adanya penundaan tersebut, operasional lintasan Bajoe-Kolaka tetap berlangsung normal selama masa transisi guna memastikan kelancaran layanan dan kenyamanan pengguna jasa.

Menurut Anom, keputusan penundaan diambil dengan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, khususnya pada periode arus balik. Disebutkan, pergerakan penumpang dan kendaraan logistik di lintasan Bajoe-Kolaka masih cukup tinggi dan diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir Maret.

“Kami perlu memastikan seluruh layanan tetap berjalan lancar tanpa gangguan, sehingga pengalihan lintasan ditunda agar tidak mengganggu distribusi logistik maupun mobilitas masyarakat,” kata Anom dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).

Di samping itu, dia menambahkan, kesiapan fasilitas di Pelabuhan Siwa juga menjadi perhatian utama, termasuk penyempurnaan sarana pendukung serta penyesuaian operasional sebelum lintasan dialihkan sementara.

Tiket Online Ferizy

Dalam skema pengalihan lintasan nantinya, ASDP akan mendukung pengelolaan tiket penyeberangan secara online di lintasan Siwa-Kolaka melalui platform Ferizy untuk layanan tiket kapal. Sementara itu, komponen tarif jasa kepelabuhanan seperti retribusi daerah, pas masuk, dan pungutan lainnya tetap dikelola oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale mengatakan, bahwa implementasi layanan tiket online menjadi bagian penting dalam transformasi layanan penyeberangan yang lebih modern dan terintegrasi.

“Penerapan Ferizy di lintasan Siwa-Kolaka diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akurasi data, serta memberikan kemudahan bagi pengguna jasa dalam merencanakan perjalanan. Kami memastikan kesiapan sistem ini berjalan optimal sebelum pengalihan lintasan diberlakukan,” ujar Windy.

Selain faktor arus balik, penundaan juga dipengaruhi oleh masih diperlukannya waktu untuk penyempurnaan fasilitas di Pelabuhan Siwa serta adanya keterlambatan pengiriman material untuk pembangunan movable bridge (MB).

Windy menambahkan, ASDP memastikan bahwa selama masa penundaan, operasional lintasan Bajoe-Kolaka tetap berjalan normal dan optimal untuk melayani kebutuhan masyarakat.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan layanan pembelian tiket online melalui Ferizy guna menghindari antrean di pelabuhan,” pungkas Windy. []