WA Channel

Tanasitolo, KABARWAJO.id – PS Kanit Intelkam Polsek Tanasitolo Aiptu Andi Sangker bersama dua personel Bhabinkamtibmas Aipda Taharuddin dan Bripka Andi Gusti, mendatangi lokasi kejadian perusakan baliho pasangan Amran Mahmud-Amran di Labuangpatu, Kelurahan Mappadaelo, Kecamatan Tanasitolo, Selasa (17/9/2024).

Penyelidikan polisi, rekaman CCTV perusakan baliho Pammase terjadi pada Rabu (4/9) pukul 14.12 WITA yang kemudian viral di media sosial.

Kepada polisi, pemilik CCTV Syamsu (54) mengaku telah mengecek CCTV dan mengetahui baliho Pammase dirusak oleh orang yang tidak diketahuinya.

Syamsu mengatakan, dirinya tidak mengetahui bahwa rekaman CCTV miliknya diunggah di media sosial Facebook dan tidak mengetahui siapa yang mengeluarkan rekaman CCTV tersebut.

Sementara terduga pelaku perusakan baliho Pammase, Mohammad Nur (29), kepada polisi mengaku dirinya sementara depresi dan melakukan perusakan baliho Pammase.

“Selanjutnya, ditanyakan sebab melakukan perusakan tersebut, lelaki Mohammad Nur menjawab bahwa dirinya depresi dan lebih baik baliho saya rusak daripada saya pukul orang,” ungkap PS Kanit Intelkam Polsek Tanasitolo Aiptu Andi Sangker menirukan pengakuan terduga Mohammad Nur, melalui keterangan tertulisnya.

Penyelidikan yang dilakukan personel Polsek Tanasitolo, diketahui bahwa terduga pelaku oleh masyarakat sekitar disebutkan kurang waras, selalu menghisap lem Fox, selalu berbicara sendiri, dan menggunakan Bahasa Indonesia.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Paslon Pammase, Elfrianto, meminta pendukung dan simpatisan Pammase tetap tenang dan tidak melakukan aksi balasan.

Elfrianto menyatakan komitmennya untuk kampanye secara damai serta sesuai aturan yang berlaku.