WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wajo, Alamsyah, angkat bicara terkait penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Wajo Andi Rosman-Baso Rahmanuddin yang melibatkan pelajar menuai polemik.

Alamsyah menuturkan, imbauan itu awalnya bertujuan agar anak-anak sekolah bisa melihat lebih dekat sosok Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman-Baso Rahmanuddin.

“Seperti dilakukan di beberapa daerah lain, ini awalnya bertujuan agar para siswa bisa termotivasi dan terinspirasi dengan figur Bupati dan Wakil Bupati Wajo yang dilihatnya secara langsung dan secara dekat dari arak-arakan,” ungkap Alamsyah, dalam keterangannya, Selasa (4/3).

Kendati demikian, Alamsyah mengakui cuaca pada Senin siang hingga sore kurang bersahabat sementara para siswa sudah antusias menunggu kedatangan Bupati dan Wakil Bupati wajo yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kemarin, cuaca dan hujan deras memang tidak terhindarkan. Untuk itu, kami memohon maaf kepada semua pihak atas kekhilafan dan cuaca yang tidak diprediksi sebelumnya,” sambungnya.

Alamsyah menuturkan, kejadian tersebut menjadi motivasi bagi dirinya dalam perbaikan kinerja sekaligus mendukung visi dan misi pasangan AR-Rahman yang dituangkan dalam “Wajo Maradeka”.

“Tentu hal ini akan menjadi perbaikan untuk ke depannya dan memotivasi kami di jajaran Disdikbud Wajo untuk mendukung kemajuan pendidikan di daerah yang kita cintai ini,” pungkas Alamsyah.

Sebelumnya, penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Wajo Andi Rosman dan Baso Rahmanuddin yang melibatkan pelajar di Kecamatan Maniangpajo, Tanasitolo, dan Tempe menuai polemik.

Sejumlah pihak menilai, kondisi cuaca yang tidak mendukung serta sebagian besar pelajar dalam kondisi melaksanakan ibadah puasa dan libur di awal Ramadan. []