Sengkang, KABARWAJO.id – Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mendorong instansi terkait untuk mendata motif dan corak kain sutra Wajo untuk selanjutnya didaftarkan sebagai Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI).
Hal ini disampaikan Andi Bataralifu di sela-sela rapat persiapan Hari Jadi Wajo (HJW) dengan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (25/3/2024).
“Kita harus mempertahankan corak yang kita miliki, saya minta untuk didata, corak apa saja yang dimiliki Wajo kemudian apa yang sudah terdaftar di HAKI dan yang belum terdaftar. Itulah alasannya kita mengambil tema ini untuk mensosialisasikan kembali sutra identik dari Wajo,” kata dia.
Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah ini menginginkan momen Hari Jadi Wajo untuk mengangkat kembali brand kain sutra yang selama ini identik dengan Kabupaten Wajo.
“Merajut sutra merangkai nusantara di tanah Wajo lebih cocok dipakai sebagai tema, karena Wajo selama ini terkenal sebagai penghasil kain sutra,” ujar Bataralifu.
Dia berharap, brand Wajo sebagai kota sutra kembali digaungkan mulai dari proses menenun hingga pemasarannya demi mengembalikan marwah sutra di Kabupaten Wajo. []




Tinggalkan Balasan