WA Channel

Pitumpanua, KABARWAJO – Politisi Partai Gerindra Kabupaten Wajo, Herman Arif, mengkritik pasangan calon Amran Mahmud-Amran (Pammase) yang di periode pertamanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo berjanji menuntaskan pembangunan jalan sepanjang 1.140 kilometer.

Anggota DPRD Wajo terpilih periode 2024-2029 ini melihat kenyataan di lapangan masyarakat di 14 kecamatan masih mengeluh soal kondisi jalan rusak.

“Pammase klaim jalan mantap 1.140 kilometer selama lima tahun, sementara jalan kabupaten hanya 1.008 kilometer. Tapi, fakta di lapangan masih banyak jalan yang rusak di 14 kecamatan,” kata Herman Arif saat menyampaikan orasi politiknya pada kampanye dialogis AR-Rahman di Desa Marannu, Kecamatan Pitumpanua, Senin (30/9/2024).

Politisi yang akrab disapa Bimbim ini juga menilai, beberapa program pembangunan Anggota DPR RI dari Gerindra Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) diklaim oleh paslon Pammase.

“Pammase klaim infrastruktur jalan daerah adalah karyanya, padahal itu adalah perjuangan AIA sesuai perintah undang-undang jalan bahwa APBN untuk perbaikan jalan daerah,” ujarnya.

Herman Arif juga mengkritik klaim program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilakukan Pammase.

“Dari awal Pammase klaim BSPS adalah kinerja mereka, tetapi BSPS lebih banyak dari APBN,” kata dia.

Untuk itu, Herman Arif mengajak masyarakat Kabupaten Wajo memilih pemimpin yang punya karakter dan rekam jejak yang baik.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Wajo untuk mendukung AR-Rahman agar ke depannya kita bisa bersinergi dalam membangun Kabupaten Wajo jauh lebih baik,” pungkasnya. []