Ketua Umum Lembaga Komunikasi Percepatan Ekspor Nasional (LKPEN), Andi Killang Pakkanna.
KABARWAJO.ID – Praktisi pariwisata, Andi Killang Pakkanna, menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Wajo dalam hal pengembangan pariwisata di daerah ini.
Menurut Andi Killang, Wajo memiliki potensi pariwisata sejarah dan budaya, destinasi wisata religi Masjid Tua Tosora, pesona alam Danau Tempe, hingga keberadaan Bendungan Paselloreng yang bisa dikembangkan menjadi objek wisata strategis.
“Kami sudah menyampaikan komitmen ke Bupati Wajo, Bapak H Andi Rosman, melalui Camat Gilireng Andi Muhammad Alfati, mengenai komitmen dan kesiapan untuk berkolaborasi secara aktif dalam mendukung program pembangunan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Kabupaten Wajo,” kata Andi Killang kepada KABARWAJO.ID, Sabtu (7/6/2025).
Ia menyatakan, sebagai putra asli Wajo yang berasal dari Paselloreng, Kecamatan Gilireng, sekaligus pemilik usaha biro perjalanan wisata yang bergerak di bidang inbound dan outbound tourism, dirinya sangat mendukung pemanfaatan dan pengembangan objek wisata strategis seperti Bendungan Paselloreng sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Wajo.
“Sejalan dengan visi-misi Bapak Bupati Wajo saat ini, saya siap mempromosikan potensi wisata dan peluang investasi Kabupaten Wajo melalui jaringan kantor perwakilan dan mitra strategis kami yang tersebar di berbagai negara,” ujarnya.
“Kami juga siap menjembatani kunjungan calon investor asing yang akan datang ke Sulawesi Selatan untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan sektor unggulan daerah,” sambung Andi Killang.
Ketua Umum Lembaga Komunikasi Percepatan Ekspor Nasional (LKPEN) ini meyakini, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal akan menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan Kabupaten Wajo di kancah nasional maupun internasional.
Sektor Pariwisata Belum Digarap Maksimal
Sebelumnya, Bupati Wajo Andi Rosman tak menampik sektor pariwisata di daerah ini belum maksimal.
“Sektor yang menjadi prioritas investasi Pemda yaitu, infrastruktur, perikanan, industri, dan pariwisata,” kata Andi Rosman pada pembahasan Ranperda tentang Pemberian Intensif dan Kemudahan Investasi di Gedung DPRD Wajo, Kamis (8/5).
“Belum ada tempat rekreasi yang menjanjikan. Tahun ini kita mencoba ada tempat rekreasi yang bisa dibanggakan masyarakat Wajo,” ucapnya.
Andi Rosman menyatakan, Pemkab Wajo siap membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan investor untuk mendapatkan masukan dan dukungan dalam pengelolaan investasi.
“Bila memungkinkan, kita berikan penghargaan bagi investor yang memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan termasuk memberdayakan tenaga kerja lokal,” pungkasnya.
(Adi PW)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…