Pertalife Insurance. Foto: Dok. Istimewa/HO
KABARWAJO.ID – PT Pertalife Insurance sebagai perusahaan asuransi jiwa nasional Indonesia yang sebelumnya dikenal dengan nama PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri tepat berusia 40 tahun, 28 Juni 2025.
Ibarat seorang manusia, usia 40 tahun menjadi momen penting yang menandai permulaan baru sebuah fase dan momentum yang tepat melakukan refleksi serta mengevaluasi pencapaian dalam menentukan tujuan baru.
Didirikan sejak 1985 dengan komitmen “Care, Commit, Agile”, Pertalife Insurance telah membuktikan motivasi besarnya dalam melakukan literasi asuransi melalui berbagai produk perlindungan. Di antaranya asuransi jiwa, asuransi kesehatan, unit link, program pesangon, dan program Dana Pensiun (DPLK).
Makin Peduli
Di usianya yang beranjak 40 tahun, Pertalife Insurance telah menunjukkan komitmen makin peduli dengan meluncurkan berbagai program yang berdampak bagi masyarakat.
Pada Februari 2025, Pertalife Insurance turut menunjukkan kepedulian kepada anak-anak berkebutuhan khusus melalui program charity yang dilakukan di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pertalife Insurance dalam kesempatan itu memberikan donasi dana santunan untuk mendukung berbagai kegiatan operasional yayasan dan memberikan kemudahan bagi para pengurus serta pendidik untuk terus melaksanakan tugas mereka dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak penyandang disabilitas.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh para guru di YPAC Pangkalpinang. Kami berharap donasi yang kami berikan ini dapat membantu keberlangsungan pendidikan di sini, serta semakin meningkatkan semangat belajar anak-anak di YPAC,” kata Direktur Utama Pertalife Insurance, Hanindio W Hadi, dikutip dari siaran persnya, 26 Februari 2025.
Corporate Communication Pertalife Insurance, Ratih Triutami Wijayanti menuturkan, Pertalife Insurance memiliki berbagai program charity dan CSR yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu Pilar Pemberdayaan Masyarakat (Ekonomi), Pilar Lingkungan Hidup, Pilar Kesehatan, dan Pilar Pendidikan.
Tak hanya itu, wujud kepedulian Pertalife Insurance yakni saat terjadi bencana banjir di wilayah Bekasi dan sekitarnya, Maret 2025.
Pertalife Insurance bersama Pertamina Peduli turun langsung ke lapangan memberikan dukungan dalam bentuk bantuan kemanusiaan, di antaranya mengirimkan tim relawan untuk mendistribusikan bantuan berupa obat-obatan serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak.
Program yang melibatkan berbagai pihak yang peduli ini bertujuan memastikan bahwa setiap warga yang terkena dampak bencana banjir mendapat perhatian medis yang optimal.
Tentu, masih banyak program sosial dan kemanusiaan lainnya yang telah dilakukan Pertalife Insurance sebagai bentuk kepedulian dan berdampak langsung ke masyarakat yang membutuhkan.
Berkomitmen
Motivasi ini ditunjukkan Pertalife Insurance dengan meluncurkan program Gerakan Sehat Pertalife Keren dan Tepat yang disingkat Gesper Ketat pada Februari 2025.
Ini menjadi wujud nyata Pertalife Insurance dalam mendukung budaya hidup sehat di masyarakat yang dimulai dari internal perusahaan.
“Setiap orang memiliki kendali atas tubuhnya sendiri, dan Perwira Pertalife yang terpilih untuk mengikuti program ini harus bangga. Ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin memperhatikan karyawan sebagai aset yang harus diperlakukan dengan baik,” demikian ujar Direktur Utama Pertalife Insurance, Hanindio W Hadi, merespons program tersebut.
Tak hanya di lingkup internal, Pertalife Insurance juga mengambil peran dalam memberikan literasi asuransi dan produk proteksi persiapan menghadapi tantangan di masa depan bagi generasi muda pada April 2025 lalu yang dikemas melalui Kuliah Umum yang diselenggarakan Pertamina Foundation dan Universitas Pertamina.
Kepada generasi muda, Pertalife Insurance mengenalkan tentang Asuransi Kecelakaan Diri (PA), Group Term Life (GTL), Asuransi Kesehatan, dan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Adaptif dan Tangkas
Di usia yang memasuki 40 tahun, Pertalife Insurance juga mampu menunjukkan kelincahan dan ketangkasan setelah mampu membukukan premi Rp 1,25 triliun yang merupakan capaian terbaik sepanjang sejarah sejak didirikan pada 1985 silam.
Martino Faishal Saudi selaku Direktur Pemasaran mengatakan, Pertalife Insurance akan terus meluncurkan produk-produk yang customer centric dan adaptif sesuai kebutuhan pasar melalui digital platform sebagai bagian dari roadmap strategy Pertalife Insurance.
Capaian itu sekaligus membuktikan komitmen kuat untuk menjadi mitra perlindungan jiwa, kesehatan dan pengelolaan dana pensiun yang reliable bagi masyarakat Indonesia.
Tak hanya itu, komitmen agility juga diperlihatkan Hanindio W Hadi selaku Direktur Utama PT Pertalife Insurance yang dianugerahi penghargaan bergengsi Indonesia Best 50 CEO Awards 2025.
Penghargaan itu disematkan The Iconomics yang merupakan platform media dan riset yang berfokus pada bidang ekonomi, bisnis, dan kepemimpinan.
Di bidang pemberdayaan masyarakat dan upaya menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan, Pertalife Insurance juga dinobatkan sebagai The Best Corporate Social Responsibility Award 2025 for Supporting Resilient Farming Communities through Land Optimization – kategori Financials pada Mei 2025.
Program Eco Enzyme disebutkan sebagai bentuk nyata komitmen Pertalife Insurance dalam mendukung ketahanan pangan, memperbaiki kualitas tanah, serta memberdayakan masyarakat, khususnya petani dan perempuan.
Melalui program yang dilaksanakan di Kabupaten Badung, Bali, itu dengan berkolaborasi petani lokal dan ibu-ibu PKK di empat banjar, Pertalife Insurance berhasil memproduksi lebih dari 1.500 liter eco enzyme, mengolah sawah secara organik tanpa bahan kimia, serta meningkatkan pendapatan petani lewat hasil panen beras berkualitas tinggi.
Life Begins at 40
Dengan sederet pencapaian tersebut, sebuah keyakinan Pertalife Insurance terus berkontribusi di tengah-tengah masyarakat mengenai pentingnya memiliki perlindungan jiwa dan kesehatan, serta memberikan literasi terkait pentingnya gaya hidup sehat dan finansial tangguh.
Jika saja Pertalife Insurance mampu membuktikan kematangan, konsistensi, dan sederet pencapaian prestasi di usia 40 tahun, hal ini sekaligus seharusnya menjadi inspirasi bagi mereka yang memasuki usia madya untuk tetap produktif didukung dengan gaya hidup sehat dan ditopang asuransi perlindungan jiwa dan kesehatan dalam mengarungi fase baru serta menemukan tujuan hidup yang lebih besar.
Bukankah ada ungkapan yang menyatakan “Life begins at 40”. Dengan kesiapan mental dan dukungan yang tepat berupa perlindungan jiwa dan kesehatan melalui Pertalife Insurance (aplikasi Plife), “Life begins at 40” bukan lagi sekadar slogan.
Di usia ini, banyak orang yang bisa merasa lebih stabil secara emosional, finansial, dan sosial sehingga lebih siap untuk menjalani kehidupan dengan cara yang lebih bermakna.
Adapun variasi produk dan layanan asuransi Pertalife Insurance sebagai berikut:
#PertalifeInsurance #AsuransiJiwa #DanaPensiun
(Penulis : Sapriadi)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…