SURABAYA – Pelaksana Tugas Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Farida Dewi Maharani, mendorong media-media lokal mampu menjadi media rujukan yang kredibel.
Ini disampaikan Farida saat menghadiri Bimbingan Teknis Relasi Media “MediaConnect : Menguatkan Relasi, Menyatukan Narasi” di Surabaya, Rabu (19/11/2025).
Dalam kesempatan itu, Farida mengajak aparatur komunikasi publik daerah untuk mengadopsi paradigma relasi media yang proaktif dan kolaboratif sebagai kemitraan jangka panjang.
Bimtek itu juga bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola relasi media sebagai mitra strategis dan pilar komunikasi publik.
“Pemerintah harus berkolaborasi. Kolaborasi antar-pemerintah menjadi penting, dan kolaborasi dengan media itu menjadi penting juga. Dalam konteks berkolaborasi dengan teman-teman media, ada hal yang lebih penting adalah tanggung jawab kita,” kata Farida.
Tanggung jawab tersebut, lanjut dia, adalah memastikan media-media lokal menjadi media rujukan yang kredibel.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mendorong kapasitas dari media lokal, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang menjadi media yang kredibel,” ujar Farida.

Dalam paparannya terkait sinergitas pemerintah dengan media, Farida menekankan penguatan relasi media sangat penting sejalan dengan Amanat RPJPN 2025–2045, yang menargetkan Pembangunan Media Massa yang bertanggung jawab, edukatif, jujur, objektif, dan sehat.
Dia menyoroti perlunya pergeseran relasi dari sikap reaktif menjadi proaktif, yakni aktif menyebarkan informasi dan capaian program pemerintah.
Menurut Farida, pendekatan proaktif ini esensial untuk memastikan publik mendapat informasi akurat sekaligus melindungi kepentingan masyarakat dari hoaks, disinformasi, dan misinformasi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Relasi Media Kemkomdigi, Elvira Indahsari, menekankan bahwa relasi media yang baik adalah kunci menciptakan ruang informasi yang sehat. []



