Sabbangparu, KABARWAJO.ID – Ribuan warga di wilayah Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dilaporkan terisolir akibat banjir yang melanda wilayah tersebut yang dipicu meluapnya air Sungai Walennae imbas cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
“Situasi ini sangat berat. Ribuan rumah terendam dan warga membutuhkan bantuan segera,” kata Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Wahyu Yunus yang turun langsung meninjau lokasi banjir, Senin (23/12).
Ia menambahkan, banyak desa yang sulit dijangkau karena akses terputus dan menyebabkan ribuan warga terisolir.
Menurut Dandim Wajo, pihaknya sudah mengerahkan personel TNI untuk membuka akses serta menyalurkan bantuan ke warga terdampak banjir.
“Makanan, air bersih, dan obat-obatan sangat dibutuhkan. Warga tinggal di tenda seadanya tanpa listrik,” sebut Wahyu dalam keterangan tertulisnya.
Ia mengajak semua pihak, termasuk pemerintah daerah, BPBD, dan relawan untuk bersama-sama membantu warga terdampak banjir dengan prioritas saat ini melakukan evakuasi warga yang masih terjebak.
“Kami akan terus bekerja sampai semua warga aman,” ucapnya.
Wahyu Yunus juga mengingatkan warga untuk tetap waspada karena air diperkirakan masih akan naik.
“Ikuti arahan petugas dan jangan ambil risiko tinggal di rumah yang tidak aman,” imbaunya.
Berikut data wilayah terdampak banjir di Kecamatan Sabbangparu:
- Desa Salotengnga : 497 rumah terendam, sebagian warga mengungsi
- Desa Worongnge : 200 rumah terendam, akses hampir terputus
- Kelurahan Walennae : 150 KK terdampak, bantuan belum sepenuhnya tiba
- Desa Pallimae : 646 KK terdampak paling parah
- Desa Ugi : 41 KK membutuhkan bantuan segera
- Desa Tadangpalie : 120 KK terendam air




Tinggalkan Balasan