Sengkang, KABARWAJO.id – Calon Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin (DBR), menekankan bantuan permodalan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Wajo seharusnya tepat sasaran.
Hal itu disampaikan DBR saat menanggapi pemaparan Amran Mahmud terkait program 10.000 wirausaha baru yang diklaim sudah dilakukan oleh pasangan Pammase.
“Saya kira salah satu persoalan kita di Kabupaten Wajo karena kita selalu berkutat di persoalan kuantitas. Padahal kuantitas itu juga perlu diuji, apakah betul sudah ada 10 ribu wirausaha, apakah betul sudah ada 10 ribu UMKM di Kabupaten Wajo,” kata DBR pada debat publik pertama paslon Pilkada Wajo di Hotel Sallo, Sengkang, Minggu (3/11).
Dia menekankan, pengembangan UMKM tidak hanya memikirkan soal kuantitas atau jumlah, tetapi memberikan perhatian pada kualitas dan produktivitas usaha-usaha kecil dan menengah tersebut.
“Data kita menunjukkan, UMKM ada peningkatan dari sisi kuantitas, dari segi jumlah, tapi dari sisi produktivitas luar biasa anjloknya UMKM kita di Kabupaten Wajo,” ujar DBR.
“Berarti ada persoalan, salah satunya mungkin pada bantuan permodalan. Kalau ada bantuan permodalan, mudah-mudahan tepat sasaran,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan