WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.ID – Sebulan usai meluncurkan layanan pengaduan pelanggan melalui aplikasi WhatsApp, manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Danau Tempe atau lebih dikenal sebagai PDAM Wajo, telah menerima sedikitnya 90 aduan dari pelanggan.

“Rata-rata itu ada 3 pengaduan dalam sehari, jadi dikalkulasi sekitar 90 pengaduan dari pelanggan yang masuk di PDAM selama sebulan,” ungkap Direktur PDAM Wajo Andi Gusti Makkarodda melalui wawancara dengan KABARWAJO.ID di kantornya, Senin (16/2) malam.

AGM menambahkan, pengaduan secara daring tersebut membantu manajemen PDAM Wajo dalam mencari permasalahan yang dihadapi pelanggan serta melakukan identifikasi dan pemetaan titik-titik distribusi air yang tidak lancar.

“Tentu saja, dengan adanya layanan pengaduan melalui WA, sangat membantu kami dalam memahami permasalahan yang dihadapi pelanggan. Misalnya, distribusi air yang tidak lancar pada wilayah yang berada di elevasi tinggi,” jelasnya.

AGM menuturkan, melalui layanan pengaduan digital tersebut sekaligus mengubah mindset dalam mengoptimalkan pelayanan publik.

“Dengan adanya pengaduan melalui nomor aduan yang disampaikan ke publik, itu akan masuk dalam database yang memudahkan kami ke depannya dalam menginventarisir permasalahan-permasalahan yang dihadapi pelanggan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, PDAM Tirta Danau Tempe Wajo meluncurkan layanan pengaduan via aplikasi WhatsApp melalui nomor WA 0811-441-2412. Layanan pengaduan itu sekaligus sebagai sarana komunikasi antara pihak Pemerintah Daerah, PDAM, dan masyarakat sebagai pelanggan.

“Kita ingin masyarakat Wajo merasa dilayani dan diperhatikan atas apa masalah yang mereka hadapi. Tentu komitmen kami untuk terus berbenah dan memajukan sektor PDAM di Bumi Lamaddukkelleng ini,” ucap Andi Gusti. []