Sengkang, KABARWAJO.ID – Bupati Wajo Andi Rosman mengungkap ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo yang kinerjanya lamban.
“Kita sudah mengevaluasi di tahun pertama, termasuk struktur pimpinan OPD. Dari segi pelayanan publik, masih kurang. Ada OPD yang (kinerjanya) masih lambat, tidak ada tindak lanjut,” kata Andi Rosman di kegiatan zikir dan buka puasa bersama menandai setahun masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman), di halaman Rumah Jabatan Bupati Wajo, Jumat (20/2/2026).
Bupati mendorong jajaran OPD untuk bersama-sama mengoptimalkan pelayanan publik ke masyarakat menuju perubahan yang lebih baik.
Andi Rosman menambahkan, prestasi yang dicapai Pemerintah Kabupaten Wajo selama setahun menjadi keberhasilan seluruh elemen. Tetapi bila terdapat kekurangan, maka itu menjadi tanggung jawab Bupati dan Wakil Bupati.
“Kita bersyukur efisiensi 2025 bisa dilewati, dan Kabupaten Wajo berada di peringkat kedua se-Sulawesi Selatan untuk penganggaran infrastruktur. Di 2026, meski Wajo terdampak efisiensi anggaran sebesar Rp330 miliar, Wajo kembali berada di urutan kedua penganggaran infrastruktur di Sulsel,” pungkasnya. []



