WA Channel

KABARWAJO.ID – Andi Bataralifu mengakhiri masa jabatan sebagai Penjabat Bupati Wajo usai pasangan kepala daerah definitif, Andi Rosman-Baso Rahmanuddin, dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo periode 2025-2030 oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Kamis (20/2/2025).

Andi Bataralifu mengemban tugas sebagai Pj Bupati Wajo sejak 21 Februari 2024.

Sebagai pejabat caretaker, tugas utama Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah (DEKPKD) pada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri ini mengisi kekosongan tampuk kepala daerah dan memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik.

Saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Bupati Wajo pada Senin (17/2) lalu, Bataralifu mengapresiasi pencapaian Kabupaten Wajo sebagai daerah terbaik kedua di Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan Pemilu damai 2024.

“Pencapaian ini adalah hasil dari kerja bersama,” ucapnya.

Di kesempatan itu, dia juga menekankan efisiensi anggaran ke jajaran Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo.

Bataralifu mengingatkan kepala perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan APBD 2025 dengan menyusun program prioritas yang jelas.

“Kegiatan-kegiatan yang tidak prioritas dan tidak signifikan mendukung visi serta misi maupun program unggulan daerah agar ditunda pelaksanaannya,” ujarnya.

“Kemudian program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam DPA SKPD dilaksanakan dengan tepat waktu, tepat mutu, tepat administrasi, tepat sasaran dan berkualitas serta bernilai hasil,” imbuh Bataralifu.

Terbitkan Surat Edaran

Secara terpisah, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan akan mengeluarkan surat edaran untuk para kepala daerah terkait efisiensi anggaran.

Ini disampaikan saat Tito memberikan materi dalam retreat kepala daerah di Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/2).

“Hari ini saya akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh daerah item apa saja yang harus dilakukan efisiensi. Dan caranya bagaimana dan kami akan monitor melalui sistem kami di daerah. Dan setelah itu ditembuskan kepada Mendagri apa-apa saja yang yang diefisiensikan,” kata Tito di Akmil, Sabtu (22/2).

“Tapi intinya yang utama, kegiatan utama tetap berjalan. Target-target harus tetap tercapai,” ujar dia. []