Sengkang, KABARWAJO.ID – Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kabupaten Wajo untuk tahun anggaran 2026 dipangkas sebesar Rp247 miliar.
Hal ini disampaikan Bupati Wajo Andi Rosman pada rapat paripurna penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Wajo tahun 2026 ke DPRD Wajo untuk dibahas dan ditetapkan, Senin (20/10/2025).
“Kabupaten Wajo mengalami pengurangan transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp247 miliar dibandingkan KUA-PPAS yang telah dibahas dan disepakati bersama pada 7 Oktober kemarin,” kata Bupati Wajo membacakan sambutan tertulisnya.
“Penyesuaian TKD tersebut, pemerintah daerah akan mengambil langkah cepat terhadap penyesuaian belanja dan akan dibahas pada rapat-rapat berikutnya,” lanjut Andi Rosman.
Dia menambahkan, dalam RAPBD 2026 Pemerintah Kabupaten Wajo telah menempatkan program-program yang sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Wajo 2025-2029.
Di antaranya peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kami menyadari bahwa di tahun anggaran 2026, banyak tantangan yang harus kita hadapi dan selesaikan bersama. Oleh karena itu, kami mengajak segenap pemangku kepentingan, termasuk DPRD, untuk bersama-sama meramu solusi terbaik dalam pengalokasian anggaran,” ujar Andi Rosman.
“Kami juga menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah melalui upaya-upaya inovatif dan kreatif, seperti digitalisasi dari seluruh perangkat daerah yang dibebani target PAD,” sambungnya.
Menyikapi adanya pemangkasan TKD, Bupati Wajo menekankan belanja pegawai khususnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2026 diupayakan tetap ada penambahan besaran TPP yang akan diterima bagi ASN.
“Kami berharap RAPBD 2026 ini akan mendorong kita semua bekerja keras dan bersinergi dalam melakukan pendalaman dan pembahasan sehingga menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Wajo,” pungkasnya. []



