WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.ID – Peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) ke-626 berlangsung sederhana melalui rapat paripurna yang dilaksanakan di Gedung DPRD Wajo, Senin (21/4).

Peringatan HJW ini dihadiri sederet tokoh nasional, Anggota DPRD Sulsel Daerah Pemilihan Wajo-Soppeng, beberapa kepala daerah dan Ketua DPRD, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wajo, para Kepala OPD, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Wajo Andi Rosman mengatakan peringatan HJW yang seharusnya dilaksanakan bertepatan 29 Maret 2025 diundur karena bertepatan dengan cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Pada kesempatan itu, Andi Rosman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dan bergotong-royong mendukung visi “Wajo Maradeka.”

“Tantangan ke depan memang berat dan kompleks, namun dengan kebersamaan dan niat tulus mengabdi kepada rakyat, InsyaAllah kita mampu melewatinya,” kata Andi Rosman didampingi Wakil Bupati Wajo Baso Rahmanuddin.

Andi Rosman juga mengungkapkan makna di balik logo Hari Jadi Wajo ke-626 yang berbentuk obor.

Menurutnya, api pada logo HJW ke-626 melambangkan semangat juang yang tak pernah padam meski diterpa angin, menunjukkan kegigihan dan kemajuan yang terus berlanjut meskipun menghadapi rintangan.

“Warna hijau pada api tersebut memberikan makna ketenangan dan kekuatan yang elegan, menandakan bahwa perjuangan kita tidak harus keras dan gaduh. Melainkan bisa dilakukan dengan keteguhan dan kelembutan yang membangun perubahan positif,” ujarnya.

Adapun tema Hari Jadi Wajo ke-626 yakni “Menguatkan Jati Diri dan Karakter Ammaradekangeng Menuju Wajo Maradeka.”

“Tema ini mengajak kita mengokohkan dua hal penting, jati diri dan karakter,” pungkas Andi Rosman.

(Adi_PW)