Sengkang, KABARWAJO.ID – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Energy Equity Epic Sengkang (EEES) bersama Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas terus berupaya mencari cadangan gas baru.
General Manager PT EEES Farid Gaffar mengatakan, rencana survei seismik 3D akan dilakukan di beberapa titik, meliputi wilayah Kecamatan Tempe, Pammana, Tanasitolo, Penrang, Majauleng, dan Kecamatan Bola.
Di samping itu, perusahaan migas pengelola Blok Sengkang itu juga akan melakukan pencarian cadangan gas baru hingga wilayah Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone.
“Pada dasarnya, survei seismik ini masih mencari potensi gas di beberapa titik. Untuk itu, kami berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Wajo,” ungkap Farid Gaffar kepada KABARWAJO.ID di sela-sela audiensi dengan Bupati Wajo Andi Rosman, Rabu (10/12).
Farid meminta Pemerintah Kabupaten Wajo memfasilitasi rencana survei seismik yang melintasi eks ornamen dengan BBWS Pompengan-Jeneberang serta masyarakat setempat.
Sebelumnya, PT Energi Mega Persada (ENRG) – yang telah mengakuisisi sisa saham Energy Equity Epic Sengkang (EEES) – mengumumkan penemuan sumur gas baru di Struktur East Walanga melalui Sumur Eksplorasi EWL-1 di Kontrak Kerja Sama (KKS) Sengkang.
“Berdasarkan evaluasi di area bawah permukaan, ENRG mengonfirmasi adanya temuan 0,2 triliun kaki kubik gas,” ungkap Direktur Utama dan CEO Energi Mega Persada Syailendra S Bakrie melalui siaran persnya, Senin (1/12/2025)
Dari hasil pengujian awal mencatat sumur EWL-1 mampu mengalirkan gas pada kisaran 25 hingga 36 juta kaki kubik per hari. Potensi Absolute Open Flow (AOF) sumur tersebut mencapai 120 juta kaki kubik per hari. [adi.pw]



