KABARWAJO.ID – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menanggapi terkait aksi warga di Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, menanam pohon pisang di ruas jalan rusak.
Aksi itu viral di media sosial melalui unggahan video warga, Senin (6/7/2026) malam. Menurut salah seorang warga, Anwar, aksi menanam pohon pisang itu sebagai bentuk kekecewaan.
Menurut dia, berbagai surat dan aduan sudah mereka layangkan, namun belum ada realisasi.
“Kami warga Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, dengan berat hati kami sampaikan bahwa jalan provinsi penghubung Wajo-Sidrap di wilayah kami telah rusak parah selama puluhan tahun. Akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan kami lumpuh. Berbagai surat dan aduan sudah kami layangkan, namun belum ada realisasi,” tulis dia di akun Facebook.
Sementara itu, Sufriadi Arif menyatakan dirinya akan memperjuangkan ruas jalan rusak tersebut.
“Mohon doa ta semua, saya akan perjuangkan anggarannya,” ungkap Ketua DPC PPP Kabupaten Wajo itu.
Sufriadi Arif menjelaskan, panjang penanganan ruas jalan provinsi di Belawa-Anabanua awalnya yakni 28,6 kilometer. Di basic design (desain awal), rekonstruksi sepanjang 14 kilometer dan pemeliharaan sepanjang 14 kilometer.
“Setelah proses desain, penanganan menjadi 22,4 kilometer, terdiri dari pemeliharaan rutin 1,3 kilometer dan pemeliharaan rutin kondisi sepanjang 7,8 kilometer. Adapun rekonstruksi sepanjang 13,2 kilometer,” ucapnya.
Sufriadi Arif menyatakan, khusus ruas jalan di Desa Lautang, ditangani dengan pembangunan jalan baru dan anggaran tersendiri. []



