Banjarbaru, KABARWAJO.ID – Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin mewakili Bupati Wajo Andi Rosman, berkesempatan menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto, di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Diketahui, Kabupaten Wajo menjadi salah satu daerah percontohan pendirian Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan bersama dengan Sidrap, Soppeng, Toraja, Barru, Bone, Sinjai, Takalar, dan Makassar.
Pada momen peresmian tersebut, Wabup Wajo menyatakan melihat secara langsung dan dari dekat ketulusan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Saya mendengar, melihat, dan merasakan langsung getaran ketulusan seorang pemimpin bangsa yang dengan mata berkaca-kaca, penuh keharuan, dan sukacita, memeluk erat satu per satu anak-anak siswa Sekolah Rakyat yang berasal dari keluarga sangat tidak mampu seperti pemulung, tukang becak, tukang parkir, dan pekerja serabutan,” ungkap Wabup Wajo, Selasa (13/1/2026).
Ia menyebutkan, anak-anak tersebut berasal dari keluarga sangat miskin yang berpenghasilan kurang dari Rp 1 juta per bulan, yang mana untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja terasa sangat berat.
“Anak-anak itu meneteskan air mata bahagia bercampur haru, karena mimpi dan harapan mereka untuk menikmati pendidikan yang baik dan berkualitas demi meraih masa depan yang cemerlang dan melepaskan diri dari jeratan rantai kemiskinan kini terbuka lebar,” ucap Baso Rahmanuddin.
Wabup Wajo menuturkan, anak-anak tersebut larut dalam tangis haru disertai euforia bahagia.
“Semua anak-anak itu menangis, semua terharu. Semuanya larut dalam euforia kebahagiaan bersama Indonesia yang semakin terang, cerah, dan bersinar di masa yang akan datang. Terima kasih, bapak Prabowo,” ungkap Wabup.
Pada peresmian 166 Sekolah Rakyat secara serentak itu, Presiden Prabowo menyebut Sekolah Rakyat sebagai langkah terobosan dan langkah berani untuk menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bekerja mewujudkan langkah terobosan ini. Saya terharu melihat dampaknya bagi anak-anak kita,” kata Prabowo.
Presiden menegaskan, pembangunan harus disertai pemerataan agar manfaatnya dirasakan rakyat.
“Melalui Sekolah Rakyat, negara membuka harapan baru bagi anak anak dari keluarga yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan, sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang berdaya saing di masa depan,” ujarnya.
(Adi PW)



