Sengkang, KABARWAJO.ID – Usai dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Wajo secara definitif, M Taufik Rasak dihadapkan pada persiapan Wajo sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel 2026 dengan Kabupaten Bone.
Menurut Taufik, dirinya sejauh ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti KONI Wajo, KONI Sulsel, dan Dispora Sulawesi Selatan terkait persiapan pelaksanaan Porprov Sulsel 2026. Mengenai tuan rumah Pembukaan Porprov Sulsel 2026, dia menyatakan belum ada keputusan final antara Bone atau Wajo.
“Hasil pembahasan sebelumnya, disepakati yang menjadi tuan rumah pembukaan Porprov dilihat terbanyak cabang olahraga di wilayah itu. Hingga saat ini, belum ada final lokasi cabang olahraga,” kata Taufik Rasak kepada KABARWAJO.ID, Rabu (2/9).
Dia menuturkan, delegasi teknik (technical delegate) baru akan ditentukan oleh KONI Sulawesi Selatan dalam minggu ini. Delegasi teknik tersebut selanjutnya akan turun ke Kabupaten Wajo dan Bone untuk memverifikasi kesiapan venue dari cabang olahraga yang diusulkan dua daerah.
“Ada 45 cabang olahraga yang diusulkan untuk dipertandingkan. Wajo usulkan 22 cabor, sementara Bone sebanyak 23 cabor. Namun, itu akan dicek kesiapan venue pertandingan. Technical delegate ini lah yang nantinya menentukan layak atau tidaknya venue tersebut menggelar pertandingan,” jelas Taufik.
Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan sebuah cabang olahraga tidak dipertandingkan apabila venue di kedua daerah dinilai tidak siap dan tidak layak.
“Apabila technical delegate nantinya menilai venue di dua daerah tidak layak, maka kemungkinan cabang olahraga itu tidak dipertandingkan. Namun demikian, tetap ada kesempatan dalam 1,5 bulan ke depan untuk kita melakukan pembenahan,” pungkas Taufik. (*/adi)



