WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.id – Ketua Tim Pemenangan pasangan Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman), Ashar Karateng, menilai hasil survei terkait Pilkada Wajo yang beredar saat ini sebatas framing atau pembingkaian sebuah realitas.

Ashar mengatakan, melihat fakta di lapangan dan tingginya antusiasme warga menghadiri kampanye pasangan nomor urut 1 tersebut, justru secara perlahan akan mematahkan hasil survei itu.

Dia mencontohkan, dua titik pertemuan Calon Bupati Wajo Andi Rosman di Kecamatan Tempe justru disambut antusiasme warga dan menyita perhatian.

Dalam kampanye dialogis di Kelurahan Atakkae, Ashar memperkirakan ratusan warga yang datang. Sementara saat syukuran pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi Demokrat, Irfan Saputra, yang juga dihadiri Andi Rosman, disambut ribuan warga.

Kampanye dialogis AR-Rahman di Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe.

“Antusiasme masyarakat yang hadir di dua titik yang dihadiri Andi Rosman menunjukkan bahwa AR-Rahman sangat diterima oleh masyarakat di Kota Sengkang, khususnya di Kabupaten Wajo. Ini juga sekaligus tanda-tanda kemenangan bagi AR-Rahman,” ujarnya.

“Survei yang disebar saat ini hanya untuk mengganggu psikologi masyarakat, dan meracuni alam bawah sadar masyarakat dengan tujuan ada dua, mengarahkan dan mengalihkan dukungan masyarakat,” lanjut Ashar Karateng.

Sementara itu, Direktur Lembaga Kerja Penelitian Publik Andi Sri Wulandani mengatakan, setiap lembaga survei yang merilis hasil survei sebaiknya melakukan ekspose secara utuh.

“Hasil survei yang dirilis sebaiknya tidak setengah-setengah dalam memaparkan hasil surveinya serta mencantumkan berapa margin of error dari survei yang dilakukan. Sekaligus menyertakan metodologi pengambilan sampelnya,” ucap Andi Sri.

“Termasuk bagaimana model wawancara yang dilakukan dan berapa persen metode spot check-nya di lapangan,” pungkasnya.