Maniangpajo, KABARWAJO.id – Warga Kecamatan Maniangpajo menyesalkan oknum yang membuang sampah di sembarang tempat, khususnya di bahu jalan di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo.
Saat diabadikan pada Selasa (3/12), tumpukan sampah nampak di bahu jalan poros Makassar-Palopo itu, tepatnya di antara Lingkungan Salodua dan Callaccu.
Salah seorang warga, Ambo Tuwo, menyayangkan hal itu. Menurutnya, keberadaan sampah di titik tersebut selain jorok dan merusak pemandangan, juga menimbulkan bau busuk saat pengguna jalan melintas.
“Yang jadi pertanyaan, apakah yang membuang sampah di situ orang dari luar Kecamatan Maniangpajo? Karena di kecamatan kita sudah ada disediakan mobil pengangkut sampah,” ujar Ambo Tuwo.
Kendati demikian, dia mensinyalir oknum yang membuang sampah di sembarang tempat tersebut diduga pelaku usaha kuliner setempat yang menghindari retribusi Rp 20.000.
“Kalau ini terjadi, sungguh miris karena mereka banyak uang jika hanya sekadar membayar retribusi sampah,” imbuh Ambo Tuwo.
Dia menambahkan, seharusnya oknum yang tidak bertanggung jawab itu membuang langsung sampahnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) jika memang menghindari membayar retribusi.
“Bagaimana solusi bahu jalan antara Salodua dan Callaccu menjadi tempat pembuangan sampah orang yang tidak bertanggung jawab, bau sekali kalau kita lewat di situ,” ucapnya.
Salah seorang tokoh masyarakat Maniangpajo, H Arafah, berharap persoalan sampah menjadi perhatian bupati dan wakil bupati terpilih.
“Mudah-mudahan, bupati baru nanti bisa memberikan bantuan mobil sampah tongkang seperti di Belawa dan Tanasitolo,” harap Arafah.




Tinggalkan Balasan