Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Andi Yuliani Paris. Foto: Sapriadi PW
Sengkang, KABARWAJO.id – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Andi Yuliani Paris, meminta perbedaan penentuan 1 Syawal tidak menjadi perdebatan di kalangan sesama umat Muslim dan menjadikan kesempatan untuk merajut kebersamaan.
Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan hal yang lumrah karena adanya perbedaan metode perhitungan dalam melihat hilal dan tidak harus menyebabkan masyarakat terpecah belah.
“Sesuatu kan banyak dilihat dari beberapa segi. Perbedaan di Indonesia sudah biasa dan kita menyikapi dengan saling bertoleransi, yang penting adalah kerukunan kita sebagai sesama Muslim,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini saat ditemui di Lapangan Merdeka Sengkang, Sabtu (22/4/2023) pagi.
Yuliani menilai, suasana masyarakat Kota Sengkang dalam merayakan Idul Fitri terbilang ramai.
“Suasana [Idul Fitri] cukup ramai dan ini merupakan salah satu perayaan hari besar keagamaan yang merupakan kebanggaan umat Islam,” imbuhnya.
Sebagai perwakilan masyarakat di DPR RI, Yuliani menyatakan dirinya telah memperjuangkan beberapa kebutuhan masyarakat di antaranya pompa air, beasiswa Indonesia pintar, hingga pemasangan listrik gratis untuk rumah tangga miskin.
“Untuk tahun 2023 ini sudah masuk usulan sebanyak 4.000 rumah tangga miskin untuk pemasangan listrik gratis,” tandasnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…