Kolam renang di NBS Syariah Telaga Biru Lempong.
Menikmati libur Lebaran, ada kalanya kita ingin menghabiskan waktu bersama keluarga dengan mengunjungi tempat-tempat wisata.
Salah satu tempat wisata yang menarik dikunjungi bersama keluarga yakni destinasi wisata Nur Milad Boarding School (NBS) Syariah Telaga Biru di Desa Lempong, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Dibangun di atas lahan seluas 6 hektare dengan latar belakang persawahan Desa Lempong, NBS Syariah Telaga Biru perlahan menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Wajo dengan mengusung konsep syariah dan literasi budaya dunia.
Tak sekadar menawarkan permandian kolam renang, kawasan wisata ini menghadirkan replika bangunan yang menjadi ikon beberapa negara sekaligus menjadi spot foto bagi pengunjung.
Di antaranya replika kincir angin Holland khas Belanda, replika Menara Eiffel yang menjadi ikon Kota Paris, replika Piramida di Mesir, replika Ka’bah di Makkah, Patung Merlion Singapura, Tugu Monas Jakarta, hingga sementara dalam pembangunan replika Taj Mahal yang menjadi ikon India yang berada dalam satu kawasan.
Tak hanya itu, NBS Syariah Telaga Biru Lempong juga menyediakan sejumlah fasilitas bagi kenyamanan pengunjung, mulai dari gazebo yang berada di antara pepohonan rindang yang bisa disewa pengunjung, rumah pohon yang diberi nama “Rambo House”, aula seluas 96 meter persegi bagi instansi atau komunitas yang bermaksud mengadakan pertemuan, hingga penginapan Vila Bola Pucu’ yang bisa menjadi tempat menginap bagi pengunjung dengan tarif Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu per malam.
“Wisata Syariah NBS Telaga Biru dibangun pada September 2017 sebagai destinasi wisata untuk membiayai keberlangsungan Pesantren Nurmilad. Sejak awal berdirinya, Wisata Syariah Telaga Biru NBS tidak hanya memberikan manfaat bagi santri dan karyawan Pondok Pesantren Nurmilad, tetapi juga memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat setempat,” ungkap pendiri NBS Syariah Telaga Biru Lempong, Prof. Dr. Ir. Wahyuddin Latunreng, MM, MBA, kepada KABARWAJO.id beberapa waktu lalu.
Salah seorang pengelola NBS Syariah Telaga Biru Lempong, Risnayanti mengungkapkan, pengunjung kawasan wisata tersebut tak hanya berasal dari Wajo, namun daerah lain seperti Bone, Sidrap, Soppeng, hingga Palopo.
“Dari hasil penjualan karcis untuk membiayai Ponpes Nurmilad yang juga menggratiskan biaya pendidikan bagi santri kurang mampu. Kehadiran NBS Syariah ini juga turut memberdayakan warga sekitar, mulai dari produksi air mineral sendiri sampai dengan roti yang diberikan ke pengunjung pada pembelian karcis,” tandas Rsinayanti.
Adapun tarif masuk di NBS Syariah Telaga Biru Lempong untuk kategori dewasa dan remaja Rp 30 ribu termasuk gratis air mineral dan roti, sedangkan untuk anak-anak umur 2-12 tahun Rp 15 ribu.
Sedangkan bagi bayi di bawah 2 tahun, anak yatim piatu yang berusia 2-12 tahun, lanjut usia 65 tahun ke atas, hafiz 30 juz yang dibuktikan dengan dokumen diberlakukan tarif masuk gratis.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…