Sengkang, KABARWAJO.ID – Santri asal Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majene, Sulawesi Barat, unjuk keterampilan menenun pada Expo Kemandirian Pesantren yang dilaksanakan sebagai rangkaian Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, 1-7 Oktober 2025.
Dengan membawa serta Tandayang yang merupakan alat tradisional khas Mandar yang digunakan untuk menenun, santriwati MAN 1 Majene unjuk kemahiran menenun sekaligus memperkenalkan proses pembuatan kain Mandar kepada para pengunjung.
Penampilan mereka mendapat pendampingan langsung dari Kepala Madrasah, Yusbar, beserta para guru.
Keikutsertaan MAN 1 Majene dalam expo ini tidak hanya menjadi ajang unjuk keterampilan, tetapi juga sarana untuk mengenalkan kembali warisan budaya Mandar yang perlu dilestarikan.
Melalui karya tenun ini, siswa belajar mandiri sekaligus menjaga tradisi leluhur yang penuh nilai kearifan lokal.
Dengan menampilkan keterampilan menenun, para siswa MAN 1 Majene berkontribusi nyata dalam mengangkat budaya Mandar serta menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi berbasis tradisi.
Kehadiran mereka menjadi salah satu daya tarik Expo Kemandirian Pesantren yang berlangsung meriah.
(Kemenag Sulbar)



