Sengkang, KABARWAJO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Partai Gerindra, H Mustafa, merasa geram terkait dugaan keterlibatan oknum anggota polisi dalam pusaran penyalahgunaan solar bersubsidi.
Dalam rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Wajo pada Jumat (7/8), ia blak-blakan terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi yang melibatkan oknum anggota polisi. Mustafa menyebut, terkait temuan adanya keterlibatan oknum aparat yang memiliki 5 mobil yang dipakai melangsir BBM.
“Ada oknum polisi yang terlibat. Modus yang dipakai adalah menggunakan 5 mobil untuk mengisi BBM bersubsidi. Saya sangat malu melihat ada oknum polisi yang ikut menyalahgunakan BBM bersubsidi,” ujar Mustafa.
Dia menyebut, mobil pelangsir BBM bersubsidi berpindah-pindah SPBU. Mustafa yang merupakan mantan Anggota Brimob itu mengungkap, setidaknya ada 60 mobil pelangsir yang dia temukan di salah satu SPBU di Wajo.
Dia menyatakan dirinya telah mengetahui data dan identitas pemilik kendaraan. Menurut Mustafa, ada empat kapal pengangkut solar yang ditangkap Polda Sulawesi Tenggara dan mayoritas berasal dari wilayah Wajo.
“Sudah lama saya memantau dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Kalau Polres tidak bisa selesaikan ini masalah, saya akan sampaikan ke Polda. Kalau Polda juga tidak bisa menyelesaikannya, saya akan bawa ke Mabes,” ujarnya.
Sementara Wakil Kapolres Wajo Andi Syamsulipu yang hadir dalam RDP tersebut, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai informasi yang disampaikan dalam rapat.
“Kami akan mencoba mencari solusi dan akan memberikan tindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran,” kata Wakapolres Wajo. []



