Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris. Foto: Dep-nr/DPR RI
KABARWAJO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Andi Yuliani Paris (AYP), punya cerita tersendiri saat memperjuangkan kuota jaringan gas untuk Kabupaten Wajo.
Diketahui, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini pernah tergabung di Komisi VII dengan mitra kerja salah satunya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
AYP menyatakan, dirinya bahkan pernah sempat menepuk meja di hadapan Menteri ESDM saat itu, Arifin Tasrif, saat rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI.
Saat itu, ia kecewa karena kuota jargas yang diperjuangkan untuk Kabupaten Wajo tidak sesuai harapan.
“Tahun 2024, sebanyak 5.000 rumah tangga yang disurvei. Namun, tahun 2025 Wajo menerima tambahan 4.326 SR. Seharusnya, Wajo mendapatkan perhatian lebih besar karena beberapa tahun sebelumnya tidak mendapat tambahan kuota,” kisah Andi Yuliani Paris, Kamis (12/2).
Kendati demikian, meski tak lagi di Komisi VII, dia berharap di tahun 2026 ini ada tambahan kuota sambungan jargas mengingat proyek tersebut multi-years. AYP menuturkan, dirinya sudah terlibat memperjuangkan sambungan jargas di Wajo sejak 2006.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…