Categories: Seputar Sulsel

Citaglobal Environment Lirik Investasi Energi Hijau di Sulsel, Ubah Sampah Jadi Listrik

MAKASSAR – PT Citaglobal Environment melirik pembangunan pembangkit listrik energi hijau (green energy) di Sulawesi Selatan.

Rencana itu terungkap melalui pertemuan pihak PT Citaglobal Environment dengan Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/2).

Menurut Fadjry, pembangkit listrik energi hijau tersebut berbahan baku sampah, sekam padi, batok kelapa, hingga ampas sawit.

Dia menyebutkan, PT Citaglobal Environment siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik tujuan investasi ini. Memang, tahun ini kita jadikan sebagai tahun investasi, kita support semua. Sisa bagaimana modelnya dan di mana lokasinya,” kata Pj Gubernur Sulsel.

Fadjry menuturkan, dengan adanya investasi tersebut Provinsi Sulawesi Selatan ke depannya bisa swasembada listrik mengingat beberapa perusahaan smelter yang membutuhkan kelistrikan.

“Paling tidak, kita di Sulawesi Selatan sudah bisa swasembada listrik. Apalagi Sulawesi Selatan sudah jadi hub Internasional di wilayah Timur Indonesia. Ini juga bisa men-support Ibu Kota Nusantara nantinya,” ujar dia.

Country Director PT Citaglobal Environment, Herry Warganegara, mengemukakan, rencana investasi energi hijau tersebut sudah siap dalam bentuk transfer teknologi dengan menggunakan sampah dan sejumlah bahan baku lainnya.

“Sampah bisa diubah menjadi listrik, sisa gabah bisa menjadi energi. Kami juga mengajak BUMD untuk bagaimana melakukan join product. Kami yang siapkan semua, BUMD tidak perlu menyediakan investasi, semua kami siapkan,” ucap Herry.

Pada kesempatan yang sama, CEO Citaglobal Environment Thye Chee How mengatakan, pihaknya sudah berinvestasi di berbagai negara seperti Srilanka, Thailand, Singapura, dan Malaysia.

Menurut dia, pembangkit listrik energi hijau belum ada di Indonesia.

“Kita punya teknologi sendiri untuk perusahaan di Indonesia supaya Indonesia punya teknologi sendiri, supaya Indonesia tidak impor lagi. Kami berharap bisa melakukan transfer teknologi kalau sudah bekerja sama dengan Provinsi Sulsel,” kata They Chee How.

Hadir pada pertemuan ini yakni Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Andi Eka Prasetya, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Junaedi, dan sejumlah pejabat lingkup Pemprov Sulsel. []

Sapriadi PW

Sapriadi, yang lebih akrab dikenal dengan nama pena Adi Pallawalino, adalah seorang jurnalis, penulis, dan traveler. Ia adalah pendiri media online KABARWAJO.ID dan Sulbarkini.com, berkiprah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

5 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

4 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago