Rapat dengar pendapat terkait polemik MBG di Gedung DPRD Wajo. Foto: Adi PW
Sengkang, KABARWAJO.ID – Rapat dengar pendapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo terkait polemik Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir berlangsung alot di Gedung DPRD Wajo, Selasa (3/3).
Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Wajo, AD Mayang, Anggota DPRD mencecar perwakilan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Makassar dan Koordinator Wilayah SPPG terkait polemik MBG.
Anggota DPRD Wajo Junaidi Muhammad mempertanyakan terkait sanksi apabila nilai gizi belum terpenuhi. Sementara Anggota DPRD Wajo dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Risman Lukman menyebutkan, bahwa secara kasat mata menu MBG yang viral di media sosial tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan orang tua siswa.
“Di sini tidak lagi mencari pembenaran, akan tetapi berdasarkan realita yang dilihat bersama, nilai harganya tidak sesuai dengan espektasi yang diharapkan,” kata Risman.
Menanggapi hal itu, Kepala Tata Usaha KPPG Makassar Risna Ernawati mengatakan, hal-hal yang menjadi pertanyaan dan sorotan dari Anggota DPRD Wajo akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Wajo.
“Ini jadi bahan evaluasi bagi kami, malam ini juga saya akan kumpul SPPG untuk melakukan evaluasi terkait menu, bangunan, anggaran, maupun oknum yang melakukan pelanggaran,” ujar Risna. [AP]
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…