KABARWAJO.ID – Kamboja mengirimkan 4 delegasi pada ajang Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) 2025 yang dilaksanakan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, 1-7 Oktober 2025.
Salah seorang delegasi Kamboja, Sen Lamiyas, mengaku sudah mengenal Indonesia dan senang dengan keikutsertaan di ajang MQKI 2025.
Soal bahasa, Sen mengaku, dia dan rekannya fasih berbahasa Melayu yang sangat membantu dalam berkomunikasi dengan peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
“Bahasa Melayu membuat kami lebih mudah untuk berbicara dengan teman-teman dari Indonesia. Meski kadang ada kata yang berbeda, kami tetap bisa saling memahami,” kata Sen Lamiyas, Selasa (30/9) malam.
Dibekali dengan kefasihan berbahasa Melayu, Sen Lamiyas bersama tiga delegasi Kamboja lainnya tidak merasa terasing dan merasakan sambutan hangat karena dianggap dekat secara budaya dan bahasa.
Menginjakkan kaki di Indonesia, Sen mengaku penasaran mencicipi bakso yang disebutnya viral di media sosial.
“Kami merasa sudah mengenal Indonesia dan saat senang dapat berkunjung dan mengikuti MQKI ini, kami ingin sekali mencoba bakso, karena viral di media sosial,” canda Sen. []



