Sengkang, KABARWAJO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi NasDem, Taqwa Gaffar, menggelar reses di Jalan Belibis, Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Rabu (28/1). Reses itu dihadiri ratusan warga dari 16 kelurahan memadati “Rumah Perjuangan” Taqwa Gaffar selaku legislator.
“Saya tidak bisa duduk di kursi DPRD tanpa doa dan perjuangan saudara-saudara sekalian. Meski jarang bertatap muka langsung karena kesibukan, hati saya selalu ada untuk masyarakat Kecamatan Tempe,” kata Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Wajo ini.
Di kesempatan itu, dia menceritakan terkait upayanya selaku Anggota Komisi III dan Badan Anggaran DPRD Wajo menggolkan anggaran perbaikan jalan hotmix dalam Kota Sengkang.
Taqwa menuturkan, pekerjaan itu awalnya sempat tidak terakomodasi. Namun, melalui perjuangan kerasnya di pandangan umum fraksi, ia berhasil meluluhkan kebijakan eksekutif.
“Alhamdulillah, setelah kami perjuangkan dan sampaikan urgensinya, Pak Bupati memberikan alokasi Rp 4 miliar untuk peningkatan jalan hotmix dalam kota Sengkang di tahun 2026. Ini adalah rezeki masyarakat kita,” ujarnya.
Dalam reses tersebut, Taqwa Gaffar kembali menerima sejumlah aspirasi dan usulan dari masyarakat, di antaranya perbaikan Jalan Latenridolong dan Jalan Gelatik menuju Jembatan Padduppa, normalisasi drainase di samping Masjid Raya dan wilayah Teddooppu, penambahan lampu jalan, tempat sampah sementara, serta pemangkasan pohon yang membahayakan keselamatan warga.
“Jika usulan ini ada di Musrenbang, saya minta ditempatkan di 10 besar skala prioritas. Kita kawal agar segera terealisasi,” kata Taqwa Gaffar sekaligus instruksi ke Camat Tempe yang hadir dalam kesempatan itu.
Taqwa juga bercerita mengenai perannya sebagai inisiator program penanganan kawasan kumuh dari pemerintah pusat di Kelurahan Mattirotappareng Barat untuk tahun 2025. Meski menjadi motor utama, ia memilih untuk tidak mengeklaim secara sepihak di media sosial.
“Saya punya etika berpolitik. Kerja di DPRD itu kolektif. Meski idenya dari saya, saya ingin keberhasilan ini menjadi milik bersama 40 anggota dewan dan pemerintah. Yang terpenting bagi saya adalah masyarakat merasakan manfaatnya, bukan siapa yang paling banyak difoto,” ujarnya.
Menghadapi tahun anggaran 2026, Taqwa mengakui ada tantangan berat karena adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat sebesar kurang lebih Rp247 miliar.
Reses tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta), Camat Tempe, serta Lurah Sengkang. [hms]



