JAKARTA – Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Andi Geerhan Lantara ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas PT Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri).
Hal itu merujuk pada Surat Keterangan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Nomor: 345 Tahun 2026 dan SK Nomor: 346 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama dan Ketua Dewan Pengawas Peruri pada tanggal 15 Juli 2026.
Selain Andi Geerhan, pejabat lain yang diangkat yakni Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko sebagai Direktur Utama Peruri menggantikan Dwina Septiani Wijaya. Terkait hal itu, manajemen Peruri membenarkan adanya SK tersebut.
“Iya (pengangkatan Dirut dan Ketua Dewas Sesuai SK). Sesuai dengan dari BP-BUMN sesuai keterangan dari Pak Dony,” kata Koordinator Corporate Communication & TJSL Peruri, Yahdi Lil Ihsan, dilansir kumparan, Kamis (16/7).
Diketahui, saat aktif di militer, Teguh Arief Indriatmoko pernah menjadi Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat dan sebelumnya sempat menjabat sebagai Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Teguh merupakan lulusan Akademi Militer pada 1988 dari cabang Infanteri.
Sedangkan Andi Geerhan Lantara merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1978 yang juga dari cabang Infanteri. Ia pernah menjabat Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura dan Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad.
Dikutip dari wikipedia, saat terjadi “Peristiwa Santa Cruz” di Dili pada 12 November 1991, Andi Geerhan Lantara yang saat itu berpangkat Mayor sempat ditemukan terkapar di jalanan karena baru saja ditikam peserta aksi.
Saat itu, Mayor Andi Geerhan yang berpakaian sipil (tapi membawa radio HT) berusaha menenangkan massa. Namun, seorang peserta aksi yang sudah mengenalnya bahwa ia adalah seorang anggota TNI dengan jabatan Wakil Komandan Batalyon Infanteri Linud 700.
Sementara saat terjadi tsunami di Aceh 26 Desember 2004, Andi Geerhan Lantara yang berpangkat kolonel tengah menjabat sebagai Komandan Korem 012/Teuku Umar yang berkedudukan di Meulaboh. Ia memainkan peran penting menggerakkan pasukan TNI dalam melakukan aksi evakuasi awal korban tsunami. []



