Sengkang, KABARWAJO.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Wajo mengusung sekitar 50 persen bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari kalangan milenial pada Pemilu 2024.
Hal ini diungkapkan Ketua DPD PKS Wajo H. Agustan Ranreng saat mendaftarkan 40 bacaleg yang diusung PKS dari enam daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Wajo.
“Sebanyak 40 bacaleg dari enam dapil ini 50 persen di antaranya kami rekrut dari kalangan milenial karena pada Pemilu 2024 lebih 50 persen pemilih dari kelompok milenial,” sebut Agustan.
“Untuk itu, kami berikan ruang kepada calon dari kalangan milenial serta memenuhi keterwakilan perempuan 30 persen dari setiap dapil,” imbuh anggota DPRD Wajo ini.
Bacaleg milenial yang diusung PKS Wajo di antaranya dua bersaudara, yakni Arga Prasetya Ashar yang merupakan kandidat petahana dan adiknya Dirga Dwi Putra Ashar.
Arga memilih kembali bertarung di daerah pemilihan 3 meliputi Belawa, Maniangpajo, dan Gilireng. Sementara sang adik yang merupakan pendatang baru maju di dapil 5 meliputi Sajoanging, Bola, Takkalalla, dan Penrang.
“Alhamdulillah, baru saja kami mendaftarkan diri di KPU Wajo, tentu hal ini dilakukan dengan berbagai persiapan yang matang, apalagi tanggal 8 sesuai dengan nomor urut PKS,” sebut Arga.
“Suatu kesyukuran mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan posisi sebelumnya, pribadi saya optimis terpilih kembali,” sambungnya.
Sementara sang adik, Dirga Dwi Putra Ashar menuturkan keterlibatan milenial pada Pileg 2024 adalah bentuk perjuangan memajukan bangsa.
“Saya pribadi menilai bahwa kaum milenial saat ini merupakan tonggak kesejahteraan rakyat, di mana suara mereka sangat diperlukan dalam menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” kata Dirga.
Dia menyebut peran kaum milenial di jajaran perwakilan rakyat daerah akan meningkatkan sinergitas pemerintah dan rakyat.
“Di sisi lain, kita melihat kaum milenial lah yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan