Foto: Dok. Istimewa
MAKASSAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menerima pelimpahan 40 orang terduga pelaku penipuan online atau passobis yang diamankan personel Kodam XIV/Hasanuddin.
Direktur Kriminal Khusus Polda Sulsel Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, pelimpahan ke-40 terduga pelaku passobis tersebut dilakukan pada Jumat (25/4) sekitar pukul 17.00 WITA.
Menurut Dedi melalui konferensi pers di Aula Mapolda Sulsel pada Sabtu (26/4), proses pelimpahan itu disertai pemeriksaan kesehatan terhadap para terduga pelaku serta pengecekan kelengkapan barang bukti yang berlangsung hingga pukul 23.30 WITA.
Dia menuturkan, dari 40 orang terduga pelaku, polisi hanya menahan tiga orang yang telah diidentifikasi perannya berdasarkan hasil forensik digital.
“Pasal yang kami persangkakan adalah penipuan online dengan delik aduan sehingga memerlukan laporan dari korban. Untuk tiga korban ini, proses penyidikan telah kami tingkatkan,” jelas Dedi.
Untuk 37 terduga pelaku lainnya, lanjut dia, penyidik belum menemukan keterlibatan langsung dan dikembalikan kepada keluarganya sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
“Jika di kemudian hari ditemukan bukti tambahan, pihak kepolisian akan melakukan pemanggilan kembali terhadap mereka,” tegas Dedi.
Dia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus-modus penipuan online yang kian marak terjadi.
Sementara Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto menambahkan, serah terima ke-40 terduga pelaku itu lengkap dengan administrasi berita acara dan tanda tangan saksi dari kedua pihak.
Menurut Didik, tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah melakukan investigasi berbasis scientific investigation dengan analisis digital forensik terhadap barang bukti elektronik yang disita.
“Dari total 144 unit handphone yang diamankan, data dari 20 unit handphone telah berhasil diangkat. Hasil sementara menemukan adanya 41 korban penipuan dengan tiga modus operandi: jual beli handphone, investasi dalam negeri, dan investasi luar negeri,” sebut Kabid Humas Polda Sulsel.
Didik menambahkan, dari 41 korban sebanyak tiga orang bersedia memberikan keterangan resmi.
Mereka berasal dari Jawa Timur dengan kerugian Rp 8 juta, Pontianak dengan kerugian Rp 3 juta, dan satu korban yang kini bermukim di Singapura dengan kerugian Rp 30 juta.
Catut Nama Pejabat Kodam XIV/Hasanuddin
Sebelumnya, tim dari Detasemen Intelijen (Denintel) Kodam XIV/Hasanuddin mengungkap sindikat penipuan digital yang dikenal dengan sebutan passobis.
Sindikat ini melakukan aksinya di sejumlah wilayah di Indonesia, dengan pelaku sebagian besar berada di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Kepala Penerangan Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Gatot Awan mengatakan, TNI turun tangan karena para pelaku mencatut nama salah satu pejabat Kodam XIV/Hasanuddin dalam melakukan aksi penipuan.
Menurut Gatot, pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus membantu tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Tim Khusus Gabungan Intelijen berhasil mengamankan 40 orang pelaku berusia antara 15 hingga 45 tahun, yang memiliki peran masing-masing dalam menjalankan modus penipuan,” kata Gatot.
Dia menuturkan, para pelaku melakukan penipuan di beragam platform dengan berbagai modus, di antaranya penipuan jual beli online, penipuan investasi emas dan barang elektronik, serta penipuan melalui berbagai aplikasi online.
Lanjut Gatot, korbannya juga beragam profesi termasuk di antaranya ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana.
“Total kerugian yang dialami para korban sangat bervariasi, dengan beberapa kasus mencapai kerugian hingga miliaran rupiah,” pungkas Kapendam XIV/Hasanuddin.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…