Categories: Ragam Nusantara

Teba Modern, Cara Banjar Adat di Bali Tekan Sampah Organik hingga 90 Persen

BALI – Permasalahan sampah yang semakin kompleks membutuhkan solusi nyata dan komitmen bersama. Jika tidak segera ditangani, permasalahan ini hanya akan membuang waktu, tenaga, hingga biaya yang terus menumpuk.

Upaya konkret dalam pengelolaan sampah berbasis sumber telah diterapkan oleh Banjar Adat Sima Siladan, Desa Adat Taman Bali, Kabupaten Bangli.

Sejak tahun 2019, banjar ini sudah menerapkan program terkait pengelolaan sampah berbasis sumber, termasuk melakukan penyebaran stiker kewajiban pemilahan sampah rumah tangga menjadi tiga kategori: organik, anorganik, dan residu.

Kelian Banjar Adat Sima Siladan, I Wayan Sutirka, kepada BeritaBali.com menjelaskan, selain pengolahan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), masyarakat di wilayahnya wajib mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing.

Salah satu caranya dengan membuat Teba Modern, yang terbukti efektif menekan volume sampah rumah tangga.

“Proses pembuatan Teba Modern sangat sederhana, hanya membuat lubang di area rumah untuk menampung sampah organik yang dihasilkan sehari-hari. Bahkan bisa ditata sedemikian rupa sehingga selain untuk menampung sampah, juga bisa digunakan sebagai tempat untuk bersantai,” jelasnya, Jumat (25/4).

Setelah sampah organik tersebut menjadi kompos, hasilnya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk berbagai jenis tanaman.

Sementara itu, untuk sampah anorganik, seluruh warga telah bekerja sama dengan bank sampah, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.

I Wayan Sutirka menambahkan, hingga saat ini pengelolaan sampah di wilayahnya telah berhasil mencapai lebih dari 90 persen.

“Ke depan, kami berharap keberhasilan ini bisa diteruskan ke banjar dan desa lain, sehingga sampah tidak lagi menjadi permasalahan. Karena pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan sebuah tanggung jawab bersama,” tegasnya. (beritabali.com)

Redaksi Kabarwajo

Share
Published by
Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

10 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

5 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago