Debat perdana paslon Pilkada Wajo 2024.
Sengkang, KABARWAJO.id – Calon Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin (DBR), menekankan bantuan permodalan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Wajo seharusnya tepat sasaran.
Hal itu disampaikan DBR saat menanggapi pemaparan Amran Mahmud terkait program 10.000 wirausaha baru yang diklaim sudah dilakukan oleh pasangan Pammase.
“Saya kira salah satu persoalan kita di Kabupaten Wajo karena kita selalu berkutat di persoalan kuantitas. Padahal kuantitas itu juga perlu diuji, apakah betul sudah ada 10 ribu wirausaha, apakah betul sudah ada 10 ribu UMKM di Kabupaten Wajo,” kata DBR pada debat publik pertama paslon Pilkada Wajo di Hotel Sallo, Sengkang, Minggu (3/11).
Dia menekankan, pengembangan UMKM tidak hanya memikirkan soal kuantitas atau jumlah, tetapi memberikan perhatian pada kualitas dan produktivitas usaha-usaha kecil dan menengah tersebut.
“Data kita menunjukkan, UMKM ada peningkatan dari sisi kuantitas, dari segi jumlah, tapi dari sisi produktivitas luar biasa anjloknya UMKM kita di Kabupaten Wajo,” ujar DBR.
“Berarti ada persoalan, salah satunya mungkin pada bantuan permodalan. Kalau ada bantuan permodalan, mudah-mudahan tepat sasaran,” tandasnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…