Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif. Foto: Adi PW
Makassar, KABARWAJO.ID – Menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak menjadikan sosok Sufriadi Arif lupa diri. Justru, dengan fasilitas yang melekat pada dirinya, ia ingin masyarakat turut merasakannya.
Salah satunya, fasilitas rumah jabatan yang didapatkannya sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel.
Menurut Sufriadi Arif, sejak 7 bulan berlalu setelah dirinya dilantik, rumah jabatan yang ditempatinya terbuka untuk masyarakat Kabupaten Wajo dan Soppeng yang hendak berkunjung bahkan menginap.
“Sudah sejak 7 bulan, banyak masyarakat dari Kabupaten Wajo dan Soppeng yang datang menginap di rujab saat mereka ke Makassar,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Wajo ini saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (4/7/2025).
“Saya sudah berkomitmen menjadikan rujab sebagai rumah rakyat. Tidak hanya satu atau dua orang, tapi mereka juga datang rombongan,” sambungnya.
Sufriadi Arif menambahkan, hal itu dilakukannya karena dia ingin masyarakat turut menikmati fasilitas yang diberikan kepadanya sebagai wakil rakyat dan juga selaku Wakil Ketua DPRD Sulsel.
“Silakan kalau mau datang menginap, rujab terbuka untuk masyarakat Wajo dan Soppeng, bahkan kadang ada dari kabupaten lain. Kemarin ada 27 orang, ini yang mau datang 42 orang dari Akkajeng (Kecamatan Sajoanging),” ujarnya.
Sufriadi Arif menuturkan, dirinya sudah menyampaikan perihal itu kepada pegawai yang bekerja di rumah jabatan maupun kepada istrinya.
“Mulai dari makan, sudah disiapkan. Bahkan kalau ada yang menginap sampai 3 hari. Sopir-sopir travel juga kadang ke rujab,” imbuhnya.
Terima dan Tindak Lanjuti Aspirasi
Terkait infrastruktur jalan rusak yang banyak dikeluhkan, Sufriadi Arif mengatakan, saat ini sudah masuk tender perencanaan dan dilanjutkan dengan tender fisik.
“Pengerjaan ruas jalan provinsi di Wajo dan Soppeng mulai dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.
Ruas jalan tersebut di antaranya Takkalalla-Cabbenge-tembus perbatasan Wajo, Impa-impa – Anabanua, Anabanua – Malakke – Batas Kabupaten Sidrap, serta sejumlah ruas jalan provinsi yang dalam kondisi rusak berat lainnya.
Hal lain yang menjadi perhatian Sufriadi Arif yakni terkait penanganan irigasi Cenrana di Kecamatan Pammana serta irigasi Cilellang di Kecamatan Sabbangparu.
Aspirasi masyarakat lainnya yakni terkait pengadaan lampu lalu lintas dan penunjuk arah jalan di persimpangan tiga Jalan Trans Sulawesi Makassar-Palopo di Kelurahan Anabanua, Kecamatan Maniangpajo.
“Itu sudah saya sampaikan ke Dinas Perhubungan (Sulsel) melalui rapat kerja sebagai mitra Komisi D. Juga pengadaan lampu jalan menuju Pelabuhan Bangsalae,” ujarnya.
Program lain yang diusulkan Sufriadi Arif yakni program listrik gratis oleh PLN yang akan dilaksanakan pada Agustus 2025 mendatang.
“Juga listrik masuk sawah, ini sudah saya komunikasikan dengan PLN. Tentu, sebagai salah satu partai pengusung pasangan AR-Rahman, akan tetap mengawal pemerintahan beliau dan bisa melaksanakan apa yang menjadi janji politik di masa kampanye,” pungkasnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…