Makassar – Petani di Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai diperkenalkan padi jenis Nutrizinc.
Padi jenis ini khusus untuk mencegah stunting sebagai hasil pengembangan varietas oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Pertanian RI.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikutura dan Perkebunan Provinsi Sulsel, Imran Jausi, di Makassar, Sabtu (26/10).
Untuk tahun ini, sebut Imran, uji coba penanaman padi Nutrizinc di lahan seluas 5.250 hektare di empat kabupaten di Sulsel.
“Hasil panen secara simbolis kita berikan ke perwakilan petani oleh Bapak Pj Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh untuk mulai ditanam, termasuk contoh berasnya,” kata dia.
Beras Nutrizinc menjadi salah satu solusi pencegahan stunting di Indonesia. Inpari nutrizinc adalah varietas padi yang memiliki kandungan unsur zinc lebih tinggi daripada varietas lainnya yang sangat membantu mengatasi problem stunting.
Padi Nutrizinc memiliki banyak kelebihan. Di antaranya memiliki kandungan zinc 34,5 ppm dengan kadar amilosa 16,6 persen.
Zinc merupakan zat vital untuk pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi, serta sangat berpengaruh terhadap kekuatan sistem imun, meningkatkan daya tahan tubuh, produktivitas, dan kualitas hidup manusia. []
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…