Kantor Bupati Wajo. Foto: Istimewa
Sengkang, KABARWAJO.id – Gelaran Pilkada Wajo 2024 telah berlalu. Pasangan penantang, Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman), sukses mengungguli rivalnya pasangan Amran Mahmud-Amran SE (Pammase) yang merupakan mantan Bupati dan Wakil Bupati Wajo periode 2019 – 2024.
Isu mutasi dan pergeseran posisi di sejumlah jabatan strategis, di antaranya selaku Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dan camat berembus kencang di lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo.
Kepada wartawan, salah seorang ASN mengungkapkan kekhawatirannya tergeser dari jabatan yang diembannya selama ini.
Dia berujar, dirinya memang dikenal dekat dengan paslon Pammase bahkan sebelum gelaran Pilkada Wajo.
“Katanya, ada beberapa ASN yang bakal kembali mengabdi di Wajo. Entah kebenaran isu itu,” kata ASN yang enggan diungkapkan identitasnya itu saat berbincang dengan Kabar Wajo, beberapa waktu lalu.
Pada Pilkada Wajo 2024, isu terkait keterbelahan dan keberpihakan sejumlah Kepala OPD dan camat di jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo kepada paslon peserta pilkada sudah menjadi rahasia umum.
Sementara itu, calon bupati pemenang Pilkada Wajo 2024 Andi Rosman mengatakan, isu terkait “Kabinet AR-Rahman” yang beredar di media sosial sesuatu yang tidak benar.
Andi Rosman menuturkan, dirinya bersama Cawabup Wajo dr Baso Rahmanuddin (DBR) belum memiliki kewenangan dalam mengatur pemerintahan.
“Kami belum memiliki kewenangan dan saat ini masih fokus bersilaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Wajo,” ungkapnya saat dikonfirmasi di kediamannya di Bontouse, Kelurahan Pinceng Pute, Kecamatan Tanasitolo, Selasa (17/12).
“Beri kesempatan pemerintahan yang sekarang bekerja maksimal hingga masa pelantikan (bupati dan wakil bupati terpilih) tiba,” imbuh Andi Rosman.
Pada kesempatan yang berbeda, Ketua Tim Pemenangan AR-Rahman Ashar Karateng secara tersirat meminta para Kepala OPD yang kelak akan mendampingi pemerintahan Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin untuk aktif dan tidak diam begitu saja dalam melaksanakan dan merealisasikan sejumlah program kerja pasangan AR-Rahman.
“Bupati gagal kalau Kepala OPD diam. Karena itu, bantulah bupati dan wakil bupati dalam melaksanakan visi, misi, dan program kerjanya karena ini juga akan menjadi kesuksesan bagi masyarakat Kabupaten Wajo,” kata Ashar Karateng di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Selasa (24/12).
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…