Categories: Hukum dan Kriminal

Begini Kronologi Kasus Pembunuhan Ayah-Anak di Maros

Maros – Warga Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan kasus pembunuhan terhadap ayah dan anak yang terjadi pada Rabu (6/12/2023) sekitar pukul 04.30 WITA.

Hasil penyelidikan polisi, pelaku diketahui bernama Andhy alias Black (20) yang diketahui bekerja sebagai buruh di daerah tersebut. Korban masing-masing Makmur (53) dan Abdillah (27) yang dihabisi di rumahnya.

Wakil Kapolres Maros Kompol A. Alamsyah mengatakan pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu bagian belakang dan sempat mengetuk pintu. Selanjutnya korban Abdillah membuka pintu yang membuat pelaku berhasil masuk ke rumah korban.

“Korban Abdillah sempat menendang tersangka tapi ditepis oleh tersangka, sehingga korban terjatuh dan terjadi perkelahian. Saat tersangka melihat gunting di atas meja dan langsung mengambil gunting, kemudian tersangka menikam dengan gunting tersebut ke tubuh korban Abdillah yang berteriak kesakitan,” ungkap Alamsyah saat merilis kasus tersebut di Mapolres Maros, Selasa (12/12).

Dia menambahkan, bapak korban bernama Makmur kemudian keluar dari kamar dan sempat memukul tersangka dengan tongkat saat mendengar teriakan kesakitan korban Abdillah.

Pukulan tongkat itu berhasil ditangkis pelaku yang kemudian menikam korban Makmur dengan menggunakan gunting. Kedua korban yang merupakan bapak dan anak tewas di tempat.

Wakapolres Maros menyebutkan, pelaku Andhy alias Black ditangkap di Jalan Poros Makassar-Maros pada Minggu (10/12) sekitar pukul 00.30 WITA.

“Motif pembunuhan berencana tersebut dikarenakan tersangka sakit hati kepada korban karena sering dicaci maki oleh kedua korban dengan perkataan kasar dan menyuruh tersangka menjauh dari tempatnya nongkrong bermain HP di sekitaran rumah korban,” jelas Alamsyah.

Atas perbuatannya, Andhy dijerat pasal 340 subsider pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau penjara sementara selama-lamanya 20 tahun.

Sapriadi PW

Sapriadi, yang lebih akrab dikenal dengan nama pena Adi Pallawalino, adalah seorang jurnalis, penulis, dan traveler. Ia adalah pendiri media online KABARWAJO.ID dan Sulbarkini.com, berkiprah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

9 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

5 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago