WA Channel

WILAYAH Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, dan sekitarnya diguncang gempa tektonik pada Rabu (4/11) dini hari WITA.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04.28 WITA. Pusat gempa berada di darat 61 kilometer utara Luwu Timur, dengan kedalaman 6 kilometer.

Terkait gempa tersebut, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro mengungkapkan merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

“Berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan yang dirasakan di Kabupaten Morowali Utara dengan skala intensitas II-III MMI,” ungkap Djati dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan, getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Getaran juga dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” imbuh Djati.

Hingga pukul 05:10 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum adanya kejadian gempa bumi susulan.

BMKG meminta masyarakat tidak panik dan memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (*)